Diduga OD, Pemilik Salon Tewas

>> wahyudi, medan
               Garis police line yang dipasang polisi tidak diindahkan. Warga tetap menerobos masuk ke dalam Salon Antonio di Jalan Merak Jingga/Jalan Gudang nomor 210 Kelurahan Seilalas, Kecamatan Medan Barat, Kamis (26/2) kemarin. Warga ingin tahu.
Soalnya, pukul 10.00 WIB kemarin, pemilik salon Antonio (33) ditemukan tewas. Wajahnya membiru, hidungnya mengeluarkan darah. Jasad pria perantau asal Kisaran ini ditemukan di sebuah kamar dengan posisi telungkup diatas kasur warna biru.
Jasad pemilik sepeda motor Ninza R warna hijau BK 4588 CW ini pertama ditemui Beby (27) dan Kiki (26) pekerja salon. Keduanya curiga. Pasalnya salon yang letaknya 50 meter dari Pos Samapta Poltabes Medan itu belum dibuka. Padahal biasanya salon itu sudah dibuka sekira pukul 09.30 WIB.
Kecurigaan keduanya bertambah saat ponsel korban dihubungi. HPnya aktif namun tak dijawab. Kemudian kedua pekerja ini mendobrak pintu belakang salon yang sekaligus dijadikan tempat tinggal itu. Bermodalkan obeng pinjaman dari warga, pintu yang terbuat dari papan berhasil didobrak.
Mereka terkejut mereka dan sontak berteriak minta tolong saat melihat tubuh majikannya kaku. Teriakan ini mengundang perhatian warga sekitar hingga berduyun-duyun mendatangi TKP. Belakangan kasus itu pun ikut menyita perhatian para pengguna jalan yang melintasi daerah itu.
Tewasnya korban selanjutnya dilapor ke polisi. Selanjutnya, jasad malang itu dievakuasi ke RS Pirngadi Medan. Sepupu korban, Mince (46) mengaku kematian korban tidak disangka. Setahu dia, saudaranya itu tidak mempunyai musuh. Apalagi orangnya tergolong pendiam. "Dia tak ada musuh. Apalagi orangnya pendiam kok," kata Mince.
Kapolsek Medan Barat, AKP Robertus Pandiangan mengaku tewasnya korban masih dalam penyidikan. Tapi, katanya, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban tewas akibat over dosis (OD). ***