KPU Medan Terima 1,8 Juta Kertas Suara

>> achmad, medan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menerima logistik Pemilu 2009 berkisar 1.880.790 surat suara caleg DPR RI yang dikemas dalam 3.762 kotak, Kamis (26/2).
Keseluruhan surat suara tersebut ditempatkan di gudang KPU Medan Jalan Bilal Ujung..
Menurut Ketua KPU Medan Dra Evi Novida Ginting, MSP ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya,Kamis (26/2) sore, surat suara tersebut setibanya dari Pelabuhan Belawan dari Jakarta diangkut dengan empat truck trailer menuju KPU Medan.
Setibanya di KPU Medan sekitar pukul 05.00WIB, keseluruhan truck tersebut diarahkan ke gudang logistik KPU Medan di Jalan Bilal Ujung Medan. Selanjutnya dibawah pengawalan dan pengamanan pihak kepolisian Poltabes MS, ribuan kotak suarat suara tersebut dibongkar dan pindahkan kedalam gudang.
PROSES TENDER
Dalam kesempatan tersebut Dra Evi Novida Ginting didampingi anggota KPU Medan Bachrul Chair
Amal juga mengungkapkan saat ini pihaknya tengah melakukan proses tender untuk pengadaan jasa dan sortir pelipatan surat suara se nilai Rp1.128.474.000.
Bersamaan itu juga dilakukan tiga item tender lainnya, pengadaan jasa distribusi senilai Rp900juta, pengadaan mor dan baut bilik suara senilai Rp235.986.000 dan pengadaan jasa sortir pengesetan formulir legeslatif berkisar Rp798.028.000.
"Keseluruhannya masih dalam proses tender, belum ada pengumuman pihak pemenang tender surat suara tersebut," tukasnya.
Lebih lanjut Evi juga menjelaskan menjelang pelaksaan kampanye Pemilu Legislatif 2009 ini, KPU Medan juga tengah gencar melakukan sosialisasi di jajarannya (PPK dan PPS-red) terkait perturan KPU Nomor 3 tahun 2009. "Puncaknya dalam waktu dekat ini akan digelar simulasi Pemilu antara PPK dan PPS," papar Evi.
Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Medan juga menginformasikan terkait penyusunan jadwal kampanye akan dilaksanakan pertemuan dengan pimpinan partai politik di Medan, Senin (2/3). Pada pertemuan itu akan dibahas jadwal kampanye rapat umum tingkat Kota Medan. "Jadwal ini nantinya akan dikoordinasikan dengan jadwal rapat umum tingkat Pusat dan Provinsi," tandas Evi. ***