TPF Gagal Hadirkan Wagubsu

>> nona, medan
             Pansus Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk DPRD Sumut, Jumat (27/2) gagal menghadirkan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Gatot Pudjo Nugroho, guna dimintai penjelasannya seputar tragedi anarkhis 3 Februari yang menewaskan Ketua DPRD Sumut, Abdul Aziz Angkat.
Padahal, seluruh anggota Pansus yang dipimpin ketuanya, Abdul Hakim Siagian SH,M.Hum telah hadir di ruang pimpinan sejak pukul 14.00 WIB. Namun hingga pukul 16.30 WIB, mantan Ketua DPW PKS Sumut itu tidak muncul menghadiri undangan dewan.
Ketua Pansus TPF, Abdul Hakim Siagian kepada wartawan, menyatakan seyogianya Gatot diundang TPF untuk dimintai keterangannya seputar tragedi 3 Februari, termasuk informasi yang diketahuinya soal SK Gubsu No130.3422.K tahun 2008 tentang persetujuan pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap).
"Namun ternyata Wagub tidak bisa menghadiri undangan TPF untuk memberikan keterangan seputar tragedi 3 Februari," kata Hakim didampingi sejumlah anggota Pansus diantaranya Sigit Pramono Asri SE, Azwir Sofyan, Toga Sianturi, Mutawalli Ginting, dan Nurdin Ahmad.
Sebagaimana diketahui, kata Hakim, Wagubsu Gatot Pudjo Nurgroho tidak ikut menandatangani surat rekomendasi persetujuan Protap tersebut. Namun menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, belum diketahui secara persis apa alasan Wagubsu tidak ikut menandatangani surat tersebit.
"Sebab kita belum tahu persis apakah segala urusan surat menyurat harus dengan sepengetahuan Gubsu. Karena itu kita akan mintakan informasi dari Wagubsu," kata Hakim.
Dengan batalnya pertemuan tersebut, maka TPF kembali menjadwalkan pertemuan berikutnya dengan Wagubsu pada pekan depan.
DIPANGGIL BKD
Sementara itu Badan Kehormatan (BKD) DPRD Sumut, Jumat kemarin juga memanggil pimpinan Fraksi PDIP, untuk dimintai keterangannya seputar anggotanya, Jhon Eron Lumban Gaol, terkait keterlibatannya dalam ‘sidang rakyat', saat demo anarkhis yang dilakukan massa pendukung Protap. Hadir memenuhi undangan BKD Ketua FPDIP Eddi Rangkuti didampingi Analisman Zaluchu.
Menurut Ketua BKD Mutawalli Ginting, pihaknya memanggil pimpinan FPDIP untuk mengkonfirmasi seputar surat sakit yang diajukan keluarga Jhon Eron Lumban Gaol. BKD sendiri sudah dua kali melayangkan surat pemanggilan kepada Eron. "Menurut keluarga Eron saat ini sedang sakit," tutur Mutawalli Ginting.
Anggota BKD Kamaluddin Harahap, ketika dikonfirmasi wartawan seputar penyakit yang diderita Eron, mengaku tidak tahu. Namun menurut Kamaluddin yang juga Ketua DPW PAN Sumut ini, menurut keterangan dari Eddi Rangkuti saat ini Eron berada di Singapura untuk berobat.
BKD, kata Kamal, akan kembali melayangkan surat pemanggilan ketiga kepada Wakil Ketua DPD PDIP Sumut itu, dalam waktu dekat. Ketua Fraksi PDIP sendiri, menurut Kamal, akan bersikap pro aktif melaporkan kepada BKD bila memang ada perkembangan mengenai kondisi kesehatan Jhon Eron. ***