Keluarga Pasien Puyeng

Pihak RSUD Rantauprapat Gelar Hiburan Keyboard

>> rizki, rantauprapat
           Keluarga Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat dibikin puyeng pihak pengelola. Pasalnya pihak rumah sakit menggelar acara di dalam lingkungan rumah sakit yang nota bene tempat berkumpul dan dirawatnya orang - orang sakit.
Namun sangat terganggu dan di hebohkan oleh Hiburan yang sangat meresahkan pasien dengan menggunakan Organ Tunggal (Keyboard), acara itu sendiri digelar sebagai seremonial temu pisah Kepala Badan Pengelola yang baru.
Saat berlangsungnya hiburan Keyboard Selasa (31/3) seorang keluarga pasien Berobat jalan Yetno penduduk Kilometer empat Kecamatan Bilah Hilir kepada media ini di hari yang sama sambil menyaksikan hiburan keyboard, menuturkan bahwa pihak pengelola rumah sakit telah keliru menempatkan hiburan di dalam lingkungan rumah sakit, " ya... kalo di sisi kemanusiaan gak pantas lah...,acara dirumah sakit pakai Keyboard, nanti yang susah pasien sakit jantung, tapi kalau seperti saya yang sehat ya.. enak bisa goyang-goyang." Ucapnya sambil tersenyum lebar.
Sementara lagi beberapa keluarga pasien yang sedang menunggu keluarganya yang dirawat secara inap dirumah sakit itu menuturkan bahwa mereka sangat kecewa terhadap pihak rumah sakit, sebab keluarganya yang sedang sakit sangat terganggu akibat suara yang ditumbulkan hiburan itu. " ya.. ini kan rumah sakit mestinya tenanglah kalo berisik gini gimana bisa sembuh." Ucap mereka kesal.
Senada dengan keluahan keluarga pasien, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Labuhanbatu (LPKL) Drs. Zulham Abdul Fattah juga menyangkan hal tersebut menurut Zulham Pihak RSUD tidak memenuhi etika dalam melaksanakan acara temu pisah didalam lingkungan rumah sakit, sebab pasien sangat membutuhkan ketenangan dan ketentraman dalam masa perawatannya. Sehingga menurutnya hal itu bertentangan dengan ilmu dasar keperawatan
" ya tidak etis dilaksanakan didalam lingkungan rumah sakit, sementara pasien butuh ketenangan, kita sesalkan baru kali ini temu pisah dirumah sakit berhura - hura, kalau memang mau dilaksanakan kita gak larang tapi diluar silahkan saja, di auala atau mana kek, jangan dilingkungan Rumah Sakit. Ini lah awal geberakan kepala baru, yang sangat mengecewakan masyarakat. Disaat masyarakat masih ragu dengan kepemimpinannya." Ucap Zulham
Lanjutnya lagi " maunya kepala itu menunjukan kinerja yang lebih baik ketimbang selama ini dan kita Khawatir Motto rumah sakit yang dijuluki masyrakat sebelumnya berupa ungkapan kalau datang berobat (ke RSUD) pasti mati," ujarnya
Acara itu sendiri digelar di depan Poli Klinik perawatan berjalan RSUD Rantauprapat yang hanya berjarak beberapa meter dari ruang rawat inap rumah sakit itu, guna Pisah Sambut kepala Rumah sakit Lama Dr. Tigor Panusunan Siregar kepada Kepala Rumah sakit yang baru dr. Ruzman Lubis. Sementara itu pihak panitia yang hendak dikonfirmasi Skala pada hari itu juga tidak dapat dimintai komentaranya sabab masih mengikuti prosesi acara. ****