Korban Penganiayaan Panitia Muskab II KNPI Sergai Sempat Rawat Inap

>> mad, sergai
            Syafrizal ST merupakan korban penganiyaan oleh panitia Musyawarah Kabupaten (Muskab) II, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada, Sabtu (28/3) sekira pukul 17.30 WIB lalu, sempat menjalani rawat inap disalah satu rumah sakit di Lubuk Pakam.
Korban pada saat itu merupakan Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa kekaryaan (Fokusmaker) Kabupaten Sergai, itu sebagai peninjau pada Muskab II KNPI Sergai yang digelar, Sabtu lalu. Korban mendapat penganiyaan oleh beberapa orang panitia, salah satunya ketua panitia Muskab berintisial SH, pada saat pengesahan Tatib, oleh pimpinan sidang sementara, kala itu dipimpin Mahruf Koto.
Menurut Ketua Dewan Penasehat Fokusmaker Sergai, Zulkarnaen Herman yang juga anggota DPRD Sergai dari Fraksi Golkar diruang kerjanya, Selasa (31/3) menuturkan, seharusnya apabila para panitia dewasa dalam berorganisasi, maka hal itu tidak akan terjadi.
"Kita merasa bangga terhadap Syafrizal ST, walau dirinya mendapat penganiyaan oleh pihak panitia, namun dirinya tidak melakukan pembalasan, hal itu menunjukkan Syahrizal ST sudah dewasa dalam organisasi, sehingga beliau memilih mengadukan hal itu ke Polsek Pantai Cermin, itu yang kita banggakan pada sosok dia,"papar Bung Zul sapaan Zulkarnaen Herman mantan pengurus KNPI Deli Serdang.
Katanya, acara Muskab yang di buka Bupati Sergai HT Erry Nuradi pada pagi harinya, adalah bertujuan untuk melahirkan keputusan- keputusan dalam rangka kemajuan pemuda yang ada diSergai, "bukan untuk "adu jotos" seperti yang terjadi, hal itu membuat malu pemuda Sergai itu sendiri,"paparnya
Atas kejadian itu, pihak berwajib khususnya Polres Sergai agar segera mengusut tuntas kasus tersebut, "jangan memandang sepele atau sederhana terhadap permasalahan ini. Yang kita takutkan apabila kasus ini dibiarkan, saya khawatirkan Fokus Maker dan Soksi di Sergai yang berjumlah 10 ribu lebih di Kabupaten Sergai akan melakukan tindakan atau perlawanan yang diluar kemampuannya"tegasnya. ***