>> mad, deli serdang
Entah setan apa yang merasuki tubuh M Yusup (60) warga Desa Sei Karang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, dengan teganya melakukan pencabulan terhadap cucunya sendiri, sebut saja namanya Bunga (12).
Perlakukan yang memalukan itu dilakukan M Yusup dikediamannya pada saat Bunga sedang tertidur pulas dikamar bersama kakek dan neneknya. Kemulusan di cucu membuat birahi di Kakek yang sudah bau tanah itu
muncul.
Pada malam itu, melihat kemulusan Bunga, muncul niat jahat sikakek bejat, melihat sinenek tertidur pulas, sikakek meraba paha Bunga, melihat tidak adanya reaksi, sikakek melanjutkan kebagian kemaluan
Bunga dengan cara mencongkelnya.
Namun perbuatan sikakek diketahui Bunga, sehingga sikakek mencoba melakukan pengancaman agar Bunga tidak memberitahukan perbuatannya kepada sinenenk maupun warga. Diketahui perbuatan bejat sikakek, berawal dari pindahnya Bunga tidur kerumah tetangga, hal itu disebabkan troumanya Bunga takut akan
kembali dicabuli sang kakek. Padahal selama ditinggal kedua orang tuanya, Bunga setiap malam selalu tidur ditumah sikakek bejat.
Keesokan malamnya, Bunga terpaksa tidur di rumah tetangganya. Kepindahan Bunga awalnya tidak membuat warga curiga, tetapi setiap malam Bunga terpaksa pindah ranjang apabila ingin tidur. Warga curiga
lalau mendesak Bunga apa yang terjadi.
Kuatnya desakan warga membuat Bunga harus membuka aib yang dilakukan kakeknya terhadap dirinya. Mendengar perlakukan bejat di kakek, akhirnya warga melaporkan hal itu ke Kades setempat,seterusnya
diadukan ke Mapolres Deli Serdang.
Pada saat dipemeriksa, M Yusup mengakui melakukan perbuatan hanya satu kali," Dia melakukan hanya mencongkel kemauluan Bunga, dilakukannya karena Bunga tidak melakukan perlawanan,"papar Kapolres Deli Serdang AKBP Mashudi SiK SH Mhum melalui Kasat Reskrim AKP Ruruh Wicaksono SiK, Sabtu (30/5)
Perlu diketahui, Bunga sendiri merupakan anak yatim, setelah ayahnya meninggal dunia, Bunga terpaksa harus keluar dari sekolah, padahal kala itu Bunga sedang duduk di bangku kelas IV SD. Karena desakan
kondisi ekonomi, ibu Bunga terpaksa mencari pekerjaan ke Medan.
Disebabkan kepergian ibunya untuk bekerja ke Medan,dengan terpaksa Bunga harus dititipkan dirumah M Yusup merupakan kakek dari ibunya. Sehari-harinya Bunga hanya membantu pekerjaan di nenek dirumah. ***