Kamis, 5 Nopember 2009 - 16:30 WIB - admin
>>wahyudi, medan
Sukari (53) warga Lingkungan 19 Pasar II Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan yang sehari-hari berprofesi sebagai penarik ojek tewas dibunuh perampok yang menyaru sebagai penumpangnya. Mayat korban ditemukan warga di parit perkebunan tebu PTPN II Pasar X Bulucina Hamparan Perak, Rabu (4/11).
Sejumlah saksi mata yang memberi kesaksian di Polsekta Hamparan Perak menyebutkan pria yang selalu mangkal di Jalan Veteran-Sumatera Belawan untuk mengangkut penumpang ojek, Selasa malam sekira pukul 20.30 WIB disapa seorang pria minta diantarkan ke Simpang Kantor Medan Labuhan.
Ternyata dari kawasan wilayah hukum Polsekta Medan Labuhan itu, penumpang yang memiliki postur tubuh tidak terlalu tegap itu minta diantarkan terus ke kawasan Hamparan Perak lewat Kelurahan Terjun Medan Marelan. Selanjutnya permintaan itu dipenuhi korban yang mengendarai sepedamotor Yamaha Vega BK 3589 UU.
Kronologis peristiwa itu dilaporkan saksi kepada polisi, setelah sebelumnya korban menceritakan peristiwa itu kepada warga yang menemukannya dalam kondisi sekarat dinihari itu sekira pukul 01.00 WIB.
Warga yang melihat kondisi korban semakin sekarat akibat tikaman benda tajam pada bagian perut korban yang terus mengeluarkan darah segar mencoba menolong. Korban dilarikan ke RS Medika Tandam Hilir. Sialnya dalam perjalanan penarik ojek yang memiliki tiga istri itu tewas hingga jasatnya diboyong ke RSU Pirngadi Medan untuk keperluan autopsi.
AKP Azuar, Kapolsekta Hamparan Perak yang dikonfirmasikan Global membenarkan peristiwa perampokan yang menimpa seorang penarik ojek warga Marelan itu. Hasil penyidikan sementara di lapangan, ujar Kapolsek, korban diduga dianiaya terlebih dulu oleh pelaku yang diduga penumpangnya sendiri.
Dijelaskan, di bagian perut korban terdapat sejumlah tusukan yang diduga menggunakan jari-jari. Hingga kini polisi masih mengejar tersangka yang berhasil membawa kabur sepedamotor milik korban dengan mengumpulkan sejumlah informasi dari warga sekitar dan keluarga korban. ****