Minggu, 8 Nopember 2009 - 19:20 WIB - admin
>>zainul, rantauprapat
Wakil Bupati Labuhanbatu Sudarwanto menyatakan kesiapan dirinya untuk ikut dalam Pilkada Kabupaten Labuhanbatu Induk 2010 mendatang, dengan mencalonkan diri sebagai Bupati.
Hal ini diungkapkan Sudarwanto untuk membantah isu suap Rp5 miliar yang disebut-sebut dilakukan calon Bupati Hj Adlina T Milwan padanya, agar ia mundur dari pencalonannya sebagai Bupati Labuhanbatu Induk.
Menurut Sudarwanto, dirinya siap maju sebagai calon Bupati di Labuhanbatu Induk bersama dengan Dr Tigor Panusunan Siregar mantan direktur RSUD Rantauprapat yang juga telah mensosialisasikan dirinya sebagai calon Bupati.
Pernyataan itu terungkap pada pertemuan antara Wabup dengan Dr Tigor Panusunan Siregar, Sabtu (7/11) sekira pukul 10.00 WIB pagi di depan ruang bedah RSUD Rantauprapat. Dalam pertemuan dan perbincangan yang berlangsung sekitar 2 jam lebih itu, wabup terlihat santai memberikan beberapa pandangannya tentang adanya isu suap yang menerpanya, sementara Dr Tigor tersenyum penuh arti sambil sesekali tertawa ringan.
Suasana penuh keakraban itu sejenak menjadi serius saat mempertanyakan soal isu suap itu kepada wabup. Namun dengan mantap wabup menjawab bahwa sebagai bukti kalau isu suap itu tidak ada, ia siap mencalonkan dirinya di Labuhanbatu Induk bersama Dr Tigor Panusunan sebagai Bupati dan Wakil Bupati, dan itu akan menjawab semua persoalan yang selama ini dihembuskan oleh orang-orang yang mencoba menjatuhkan posisinya di mata masyarakat.
"Saya tidak pernah disuap ataupun menyuap, sebagai buktinya saya siap bersama Dr Tigor Panusunan maju mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati di Labuhanbatu Induk, jadi ini juga sebagai bukti bahwa saya siap bersaing dengan calon Bupati Induk yang lain termasuk Hj Adlina T Milwan," ungkap wabup dengan nada serius didampingi Dr Tigor yang terlihat manggut-manggut.
Sementara itu, terkait siapa yang menjadi Bupati dan siapa juga yang bersedia menjadi wakilnya karena mereka sama-sama calon Bupati, terkait pernyataan itu Wabup menjawab "menjadi Bupati ataupun wakil bagi saya sama saja, dan itu bisa hanya kita undi dengan korek api yang kita lemparkan keatas yang gambar pilihannya diatas dialah yang berhak menjadi Bupati" ucap Wabup tenang.
Menurut Wabup Sudarwanto, dirinya ibarat seorang pendekar tangguh yang siap bertempur dimana saja, karena sebagai pendekar yang mempunyai jiwa kesatria, dirinya rela menjadi Wakil Bupati sekalipun asalkan rakyat Labuhanbatu ini terbebas dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan.
"Karena bagi saya program kesehatan dan pendidikan bukanlah skala prioritas, karena tanpa ada Bupatinya sekalipun program itu tetap berjalan, karena pengelolaannya menggunakan dana APBN bukan dari hasil PAD," ungkap Wabup menambahkan.
Sementara Dr Tigor Panusunan Siregar ditanya wartawan soal pernyataan wabup itu, mantan direktur RSUD Rantauprapat itu menjawab" saya akan sosialisasi dulu"ujarnya sumringah. ****