Dialog KNPI di Labuhanbatu Minim Kehadiran Pemuda

>>zainul, rantauprapat
      Pemuda di Kabupaten Labuhanbatu diharapkan menjadi pemuda yang mandiri, dimana para pemuda di daerah ini benar-benar dapat mengeksistensikan dirinya di segala bidang sehingga para pemuda tersebut bukan menjadi beban melainkan sebagai salah satu kontributor pemberi kemajuan daerah Labuhanbatu secara keseluruhan.
     Demikian harapan yang disampaikan para pemuda dalam ‘Dialog Pemuda' yang diselenggarakan DPD KNPI Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (7/11) di Gedung Nasional Rantauprapat.
    Pantauan inimedanbung.com di ruang dialog, kehadiran para pemuda yang bernaung dalam OKP sangatlah minim dan ruangan dialog lebih didominan kaum pelajar. Padahal tujuan dialog itu untuk menggali potensi pemuda di daerah labuhan. Kondisi seperti ini juga terjadi sewaktu peringatan Hari Sumpah Pemuda beberapa waktu lalu.
    Marasakti, salah seorang mahasiswa dari Universitas Labuhanbatu (ULB) pada sesi tanya jawab dalam acara itu menyampaikan, selama berdirinya wadah organisasi kepemudaan (OKP) di Labuhanbatu, kiranya sudah saatnya mengorientasikan wadah tersebut dalam agenda aksi nyata buat pemuda.
"Kebiasaan organisasi apa pun khususnya KNPI L.Batu yang selama ini hanya berkutat dalam dialog dan dialog bukan hendak kita tinggalkan sama sekali. Sebab, dialog itu penting untuk pencerahan para pemuda. Tetapi setelah dialog harus ada aksi nyata yang bisa memacu untuk kemajuan pemuda," bebernya.
Secara senada, salah seorang mahasiswa lainnya mengharapkan, kerja sama para pemuda dengan unsur lain termasuk dengan pemerintah daerah (pemda) khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu adalah suatu keniscayaan yang harus dijaga kemitraannya secara terus menerus.
Namun, katanya, jangan lah kemitraan itu berat sebelah, dimana posisi para pemuda hanya lah dalam posisi subordinat atau terus mengharapkan pemda memberikan dana untuk segala kegiatan para pemuda tetapi dilain pihak tidak dapat menyeimbangkan perannya dengan memberikan sumbangsih yang berarti buat pemda.
Misrawi, salah seorang pemuda lainnya lebih menohok ke jantung permasalahan, dimana dia mengatakan, sudah saatnya DPD KNPI Labuhanbatu membuat agenda aksi untuk memberdayakan para pemuda daerah ini dengan berbagai keterampilan untuk menunjang masa depan pemuda itu sendiri di kemudian hari.
"DPD KNPI Labuhanbatu misalnya bisa memfasilitasi kursus komputer, les Bahasa Inggris dan sebagainya. Keterampilan atau life skill ini sangat dibutuhkan para pemuda di tengah persaingan mencari lapangan pekerjaan yang kian keras," ujarnya.
Menanggapi para penanya tersebut, Ketua DPD KNPI Labuhanbatu H Kamal Ilham SKM dalam kesempatan itu menyampaikan, sejak awal dirinya menjabat Ketua DPD KNPI Labuhanbatu, dia telah berkomitmen untuk memberdayakan para pemuda daerah ini dengan berbagai kursus keterampilan seperti kursus komputer dan kursus las-mengelas.
Untuk tahap pertama, kursus komputer sedangkan dimatangkan rencananya dan tempatnya direncanakan di Komplek Sekretariat DPD KNPI Labuhanbatu Jl SM Raja Rantauprapat. Agar segera terlaksananya agenda aksi tersebut, Kamal Ilham meminta agar Dinas Pemuda dan Olahraga Labuhanbatu dapat mendukung sepenuhnya program dimaksud.
"Kami juga sudah memprogramkan kursus las-mengelas untuk para pemuda. Kami harapkan kegiatan KNPI Labuhanbatu ini dapat berjalan lancar sesuai harapan kita bersama," ucapnya.
Sementara dalam sambutannya pada acara itu, Kamal Ilham menyampaikan, kegiatan Dialog Pemuda ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-81, dimana maksud dan tujuannya adalah agar menyadarkan akan eksistensi kita sebagai pemuda Indonesia dalam segala bentuk keragaman.
Adapun narasumber dalam Dialog Pemuda tersebut terdiri dari, Drs H Said Adlin (Dispora L.Batu), Drs H Hayatsyah M Pd (Kandepag L.Batu), Feri dan Rahmadi Makruf (anggota DPRD L.Batu) dan Damris Hasibuan (Dinas Kesehatan L.Batu) serta dimoderatori Fitrah Ashari Mingka. *****