Menteri Agama Buka Pesparawi ke-IX di Samarinda

>>imbc, samarinda
   Menteri Agama RI Surya Darma Ali membuka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi ke-IX, Minggu sore (8/11) di Gedung Serba Guna Stadion Madya Sempaja Samarinda Kalimantan Timur.
Acara ini berlangsung meriah dihadiri lebih kurang 3.500 pengunjung dan 33 kontingen dari 33 provinsi di Indonesia.
    Peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol oleh Menteri Agama dengan diawali acara ibadah bersama yang diikuti lebih dari 3500 pengunjung dan 5970 peserta kontingen dari 33 provinsi di Indonesia membuat suasana semakin semarak.
    Menteri Agama Surya Darma Ali mengatakan, Pesparawi merupakan wujud nyata persembahan puji pujian umat Kristiani untuk mengasah dan menambah wawasan, serta memperteguh keimanan dan cinta kasih yang tulus terhadap sesama.
Melalui Pesparawi umat Kristen yang dalam keanekaragaman budaya dan adat istiadat mencerminkan masyarakat majemuk namun mampu membina persatuan dan kesatuan bangsa yang tinggi. Hal inilah yang menjadi pilar utama bangsa indonesia untuk melanjutkan pembangunan ke depan.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kaltim, Wakil Gubernur dan seluruh jajaran Muspida Kaltim, serta Pimpinan DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia, juga kepada Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta para peserta kontingen.
Menteri Agama juga juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para Pemuda Anshor dan Pemuda Muhammadiah yang telah ikut berpartisipasi dalam medukung dan membantu penyelenggaraan Pesparawi. Hal ini menunjukkan bukti nyata kerukunan umat beragama terjalin dengan baik di Kaltim.
Sementara itu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung sehingga terlaksananya Pesta Paduan Suara Gerejawi ini.
Disebutkan, Kaltim yang berpenduduk 3.1 juta jiwa lebih terdiri dari berbagai etnis agama, adat istiadat, namun masyarakatnya mampu membina kebersamaan dan solidaritas yang tinggi sehingga Kalimantan Timur tetap dalam keadaan yang kondusif, tetap bersatu dan menjaga kekompakan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Awang Farouk Ishak juga menyampaikan harapan dengan terlaksananya Pesparawi akan menjadi hal yang terindah dan kenangan manis yang tak terlupakan bagi para perserta kontingen dan para penyelenggara.
Para kontingen terdiri dari peserta kontingen, official, pelatih, pembina dan penggembira dari seluruh tanah air yang memperlombakan 11 cabang lomba dimana lomba terdiri dari lomba paduan suara remaja dan dewasa putra dan putri, vokalis dan solois remaja putra dan putri.
Pesta Paduan Suara Gerejawi juga dimeriahkan dengan kegiatan wisata rohani dan Pameran Produk kerajianan tangan ciri khas berbagai daerah. Sumut ikut berpartisipasi dengan menampilkan Ulos dan berbagai souvenir dari Tapsel dan Taput, dan stand Sumut tampak lebih semarak dari stand yang lain. Di stand tersebut para pemain musik menampilkan atraksi "Gondang" sehingga stand Sumut dipenuhi pengunjung untuk ikut manortor.Para kontingen dari daerah lain pun ikut bergabung dan mengikuti irama gondang bersama sama menari tor tor.
Sekdaprovsu
Pada hari yang sama Sekdaprovsu DR RE Nainggolan MM bertemu dengan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di rumah dinas Gubernur Kaltim gna menyampaikan ucapan selamat dari Bapak Gubernur Sumatera Utara atas terselengaranya Pesparawi. Pada kesempatan tersebut, Sekdaprovsu menyampaikan amanah Gubsu H Syamsul Arifin SE mengundang Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk berkunjung ke Sumut.
Sekaitan itu, Gubernur Kaltim menyambut gembira undangan Gubsu dan menyampaikan salam serta terima kasih kepada Gubsu atas perhatian dan dukungan serta apresiasi dalam terwujudnya penyelenggaraan Perparawi ke-IX tahun 2009 di Kaltim yang dimulai tanggal 8 November sampai dengan 14 November mendatang. ****