Dibekuk, Perampok Spesialis Anak Sekolah

>>wahyudi, medan
  Satuan Reskrim Unit Jahtanras Poltabes Medan berhasil menangkap Harmoko Darma Putra (24) warga Jalan Denai Medan, pelaku perampokan spesialis anak sekolah di Jalan SM Raja simpang Jalan Gaharu Medan Selasa (10/11)siang.
   Kanit Jahtanras Poltabes Medan AKP Faidir Chaniago mengatakan, pelaku ini sudah lama menjadi target operasi (TO). Penangkapannya berawal, petugas yang sudah lama melakukan pencarian terhadap tersangka, mendapat informasi bahwa pelaku akan beraksi di sekolah Alwasliyah Jalan SM Raja Medan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengintaian di kawasan sekolah Alwasliyah Jalan Sisingamangaraja. Disaat siswa hendak pulang sekolah, pelaku bersama rekannya menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega R tanpa mengenakan plat BK mencari korban.
Kemudian dengan mengaku sebagai anggota Polisi, pelaku menghampiri korban Deni Syahputra Alawa (15) warga Jalan Seksama Harapan pasti timur Medan siswa kelas I SMA di sekolah Alwasliyah. Kemudian pelaku mengatakan bahwa korban yang telah melakukan pemukulan terhadap adiknya dan mengajak korban pergi dengan berboncengan mengendarai sepeda motor." Tersangka mengaku sebagai anggota polisi untuk menakuti korbannya," ungkapnya.
Selanjutnya pelaku membawa korban ke kawasan Jalan Jermal VII Datuk Kabu. Di tempat itulah pelaku memeras korban dengan mengambil HP dan uang korban sebesar Rp 300 ribu. Namun korban berteriak minta tolong sehingga warga sekitar berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada korban. Mengetahui warga datang langsung berusaha kabur dengan meninggalakn sepeda motornya. Kemudian warga melaporkannya ke Poltabes Medan. Mendapat laporan dari tim, petugas yang telah siaga di lapangan langsung melakukan pengejaran.
Berkat kesigapan petugas dan di bantu dengan masyarakat, tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku Harmoko Darma Putra berhasil dibekuk sedangkan seorang temannya lagi masih buron. Kemudian tersangka beserta barang bukti ke komando untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.Pasalnya tersangka tahun 2007 juga pernah di penjara selama 1,2 bulan dalam kasus yang sama" Kita akan terus periksa tersangka, kemungkinan ada jaringan perampokan spesialis anak sekolah di kota Medan," kata Faidir. ***