Asisten II Pemko Binjai Diperiksa Polisi

BPKP Temukan Bukti Baru Dugaan Korupsi KONI Binjai

>>ozie, binjai
    Kasus dugan korupsi KONI Binjai tampaknya terus berlanjut. Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) saat melakukan audit kerugian negara menemukan bukti baru dugaan korupsi berupa kwitansi senilai Rp200 juta.
   Menurut sumber di Polresta Binjai, dengan adanya kuitansi tersebut pihak kepolisian kembali melakukan penyelidikan guna mencari tersangka lainnya. "Dengan temuan itu kita akan memanggil 10 orang saksi lagi untuk dimintai keterangan," ujar sumber di kepolisian Binjai.
Lebih jauh dikatakannya, dengan adanya temuan tersebut status Ir Haris Harto sampai sekarang belum diketahui, apakah naik menjadi tersangka atau masih sebatas saksi. "Memang kita sekarang tinggal menunggu audit BPKP, tapi BPKP menemukan bukti baru dugaan korupsi berupa kwintansi, jadi kita harus melakukan penyelidikan terkait bukti tersebut, sementara hasil untuk menentukan status Haris Harto terpaksa tertunda,"ungkapnya.
Kasus dugaan korupsi ini lanjutnya, tidak bisa sembarang menentukan orang menjadi tersangka, pihak kepolisian harus menemukan bukti yang jelas, agar polisi tidak terjerat. "Memang perhitungan kami lima saksi yang akan naik menjadi tersangka akan diketahui dalam minggu ini, dikarenakan ada bukti lain, kita harus melakukan penyelidikan terhadap bukti itu,"ucapnya.
Sementara itu dengan adanya bukti tersebut, Wahyudi asisten II Pemerintah Kota Binjai dipanggil Polisi guna menjalani pemeriksaan, Kamis (12/11) sekira pukul 10.00 WIB di ruangan Kanit III. "Ya, saya diperiksa dalam kasus Koni Binjai ujar Wahyudi," menjawab imbc
Namun pihak polresta Binjai belum mengetahui hasil pemeriksan terhadap Wahyudi, apakah ada kaitanya dengan bukti baru tersebut atau tidak. Setelah hal tersebut dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP HM Taufik melalui telponnya terkait pemeriksaan terhadapWahyudi ia mengaku pemeriksaan yang dilakukan ada kaitannya dengan bukti tersebut.
"Ya, kita tadi memeriksa Wahyudi Asisten II Pemko Binjai, hasil pemeriksaan sejauh ini kita belum mengetahui, yang jelas statusnya masih saksi, pemanggilan saksi berkaitan dengan bukti baru yang ditemukan BPKP," katanya. ***