DPRD Sumut Pertanyakan Status Ali Umri

>>djamal, medan
    Pimpinan DPRD Sumut disarankan segera menyurati pimpinan DPD I Partai Golkar Sumut, sehubungan belum dilantiknya salah seorang anggota dewan terpilih dari Dapil Sumut I Kota Medan, HM Ali Umri.
    "Kita mengusulkan dewan segera menyurati Partai Golkar Sumut untuk mendapatkan kejelasan kenapa caleg terpilih dari partai itu yang hingga kini belum juga dilantik," ujar Wakil Ketua DPRD Sumut, Sigit Pramono Asri di Medan, Kamis (12/11).
Caleg Partai Golkar, HM Ali Umri hingga kini belum juga dilantik menjadi anggota DPRDSU, meski yang bersangkutan merupakan caleg terpilih dari daerah pemilihan Sumut 1 yang meliputi Kota Medan.
Caleg terpilih yang hingga kini masih menjabat sebagai Wali Kota Binjai sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Sumut itu tidak ikut dilantik bersamaan dengan prosesi pelantikan 99 anggota DPRDSU lainnya pada 14 September lalu.
"Ini sudah hampir tiga bulan (sejak pelantikan anggota DPRD Sumut, red) dan yang bersangkutan belum juga jelas posisinya dimana. Untuk mendapatkan kejelasan itu kita mengusulkan DPRD Sumut segera menyurati Partai Golkar Sumut," ujar Sigit Pramono Asri.
Sehubungan dengan itu, menurut dia, pimpinan DPRD Sumut dinilai perlu segera mendapatkan klarifikasi dari partai berlambang pohon beringin itu. "Karena ini juga menyangkut kewibawaan dewan," katanya.
Lebih jauh ia mengungkapkan, masyarakat sudah cukup sering mempertanyakan alasan belum dilantiknya Ali Umri sebagai anggota DPRD Sumut dan pertanyaan itu harus dijawab Partai Golkar.
"Beliau menjadi caleg terpilih karena dukungan suara rakyat dan wajar saja jika rakyat bertanya-tanya kenapa dia belum juga dilantik," ujarnya menambahkan.
Terkait keharusan Ali Umri menanggalkan jabatannya sebagai walikota sekira dilantik menjadi anggota DPRD Sumut, menurut Sigit hal itu merupakan konsekuensi logis yang harus dihadapi ketika yang bersangkutan mendaftar sebagai caleg.
Ketika disebutkan bahwa Ali Umri menjadi walikota juga atas pilihan rakyat, sementara meninggalkan jabatan wali kota berarti juga mengabaikan suara rakyat, ia mengatakan Ali Umri semestinya sudah mempertimbangkan hal itu ketika menjadi caleg.
"Namun semua itu sekarang kan belum ada kejelasan dan kita belum tahu apa penyebab yang bersangkutan belum juga dilantik. Karena itu kita mengusulkan kepada pimpinan dewan agar menyurati Partai Golkar untuk mendapatkan klarifikasi," katanya. ****