>>luqman, medan
Cemburu dan merasa tak pernah memberikan ‘saham' di kandungan istrinya, A Azrif Tuah Hutdin alias Dedek (29), nekat membunuh balita umur 2,5 tahun karena curiga hasil hubungan selingkuh istrinya dengan pria idaman lain (PIL).
Setelah membunuh balita tersebut, tersangka warga Jalan Dermaga AL Tangkahan Paknang Sei Berombang Labuhan Batu melarikan diri ke berbagai daerah di Sumut dan terakhir Medan an bersembunyi di salah satu rumah kost di Jalan Jurung Medan. Untuk menghidupi dirinya dia bekerja menjadi juru parkir.
Menurut Kasat Reskrim Poltabes Medan Kompol Gidion Arif Setiyawan melalui Kanit Jahtanras AKP Faidir Chan kepada wartawan, Senin (30/11), pembunuhan itu dilakukan tersangka pada 26 Desember 2007, atau tepat saat dirinya baru saja bebas dari masa hukuman selama dua tahun terkait kasus pencurian.
Setibanya di rumah, tersangka dikejutkan dengan kehadiran seorang bayi yang disebut isterinya sebagai buah hati mereka. Padahal sejak sebulan menikah, tersangka langsung dijebloskan ke penjara terkait kasus peredaran narkoba. Atas perbuatannya itu, tersangka dijatuhi hukuman penjara dua tahun.
Kenyataan itulah yang membuat darah tersangka mendidih, karena yakin kalau bayi tak berdosa itu hasil hubungan gelap isterinya dengan pria lain. Karena tak bisa menerima alasan isterinya, tersangka dengan ganasnya menggigit bayi mungil itu, serta memukulnya hingga tak bernyawa.
Belakangan hasil visum rumahsakit menyebutkan bayi tersebut mengalami patah leher. Kasus itu langsung dilaporkan kerabat isterinya, ke pihak kepolisian setempat. Namun langkah polisi kalah cepat, karena tersangka sudah keburu melarikan diri. Setelah terus melakukan penyelidikan, akhirnya keberadaan tersangka terdeteksi berada di Medan.
"Kami mendapat informasi kalau buronan Polres Labuhanbatu berada di Medan, setelah diselidiki, akhirnya tersangka kami ringkus," kata Kanit Jahtanras Poltabes Medan AKP faidair Chaniago.
Ditemui di sela-sela pemeriksaan, tersangka mengaku menyesal telah melampiaskan emosinya kepada bayi malang itu. Meski begitu, ia tetap yakin kalau anak yang dilahirkan isterinya itu hasil dari perbuatan mesum. "Istriku mengaku balita itu memang hasil selingkuhannya. Bukan satu orang saja selingkuhannya tapi ada dua orang," tukas tersangka.
Dikatakan tersangka lagi, yang membuat dirinya tambah panas adalah, yang menjadi selingkuhan istrinya adalah kibus atau pemberi informasi pada kepolisian hingga dirinya ditangkap. "Tukan kibus itu memang sudah lama mengincar istriku," pungkasnya. ***