>>mad, tebingtinggi
Ratusan rumah di beberapa kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam banjir, Senin (7/12). Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Padang dan Sungai Bahilang. Ketinggian air mencapai 1 meter.
Selain menggenangi pemukiman warga, beberapa sarana pendidikan turut digenangi air, sehingga beberapa sekolah terpaksa meliburkan siswanya akibat air masuk kedalam kelas. Selain itu jalan protokol menuju Kota Tebingtinggi juga tergenang air, ketinggian yang mencapai 30 cm di atas badan jalan membuat arus lalu lintas terganggu.
Menurut T Nadeak (59) warga Lingkungan VII, Kelurahan Sri Mersing, Kecamatan Rambutan, Tebing Tinggi, bahwa air mulai memasuki rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB, namun diketahuinya air mulai naik sejak pagi dini hari.
"Kita dapat laporan Kota Tebing Tinggi banjir sejak pagi tadi, sehingga kita sudah siap-siap menaikkan barang-barang ketempat yang tinggi, karena menurut mereka sungai Padang meluap, air naik ke pemukiman kami mulai pukul 09.00 WIB,' ujar Nadeak.
Menurut beberapa warga, banjirnya Tebingtinggi merupakan banjir kiriman yang disebabkan tingginya curah hujan didaerah pegunungan di Kabupaten Simalungun dan mengalir ke Kota Tebing Tinggi melalui sungai Padang dan Sungai Bahilang.
Dari penuturan warga banjir kerap kali terjadis setiap musim hujan, namun tidak ada upaya yang dilakukan Pemko Tebingtinggi maupun Pemprovsu untuk mengatasi hal itu.
"Akibar rumah kami terkena banjir, kami harus mengungsi ke tempat yang tinggi agar tidak terkena air, tapi sampai sekarang belum ada bantuan yang kami terima, tak usah bantuan perhatian dari pemko Tebingtinggi belum ada untuk melihat kami," ujar beberapa warga di pengungsian.
Di Sergai
Selain menggenangi ratusan rumah warga di Tebingtinggi, banjir juga terjadi di kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sedikitnya terdapat 25 rumah rusak berat, 7 rumah hanyut dan 3 rumah tertimbun longsor tepatnya di Dusun III Kelambir, Desa marjanji, Kecamatan Sipi-pis, Kabupaten Sergai.
Rusaknya puluhan rumah warga di Desa Marjanji itu akibat diterjang kerasnya luapan air bah yang mengalir kesungai Bahuri yang melintas didesa mereka. Walaupun puluhan rusak, namun tidak ditemukan adanya korban jiwa.
Dalam kesempatan itu Bupati Sergai HT Erry Nuradi didampingi Kadis Sosial Herman Sitorus SH turun kelokasi untuk melihat sekaligus memberikan bantuan berupa air mineral dan beberapa sembako kepada para warga yang terkena musibah banjir. ***