Hj Adlina Milwan Bagi-bagi Duit di Acara HUT Guru

>>zainul, rantauprapat
   Segala cara dilakukan Hj Adlina Milwan untuk memuluskan langkahnya sebagai Bupati Labuhanbatu periode 2010-2015. Diantaranya dengan membagi-bagi duit Rp50.000 kepada para guru secara bergantian.
    Peristiwa ini terjadi saat istri Bupati Labuhanbatu HT Milwan itu tengah menghadiri peringatan hari Guru ke-64 di Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Senin (7/12). Hari Guru itu sendiri sedianya diselenggarakan pada 25 Noveber silam.
   Walhasil para guru pun terlihat tertib berantrian menunggu giliran pembagian uang pecahan Rp50 ribu tersebut. Beberapa kelompok guru yang tak kebahagian terlihat merasa terasingkan.
    Sementara itu, Hj Adlina T Milwan ketika dikonfirmasi inimedanbung.com soal tujuannya membagi-bagikan uang kepada para guru itu menjawab, bahwa sudah sejak tahun 2000 ia selalu membagi-bagikan uang kepada siapa saja dan wajar katanya ia memberikan uang kepada guru serta bukan karena Pilkada.
    "Sudah sejak tahun 2000 saya memang sering membagi-bagikan uang kepada siapa saja, dihari guru inipun kan wajar saya memberikan uang kepada guru dan bukan karena akan ada Pilkada," ucap Adlina singkat.
    Padahal, pada acara hari guru itu, menurut pengakuan beberapa orang kepala sekolah (Kasek) diantaranya berinitial SP, mereka dibebani untuk membayar Rp200 ribu/kasek ditambah dengan satu buah papan bunga. "Masak kami harus bayar lagi untuk acara HUT, padahal itukan sudah banyak sumbangan, belum lagi bantuan dari pemkab pasti ada. Entah untuk apa uang Rp 200 ribu itu, nasi kotak yang dikasih panitia aja cuma pake kerupuk, gak jelas itu" ucapnya lagi.
Lain lagi keluhan salah seorang guru dari daerah pantai, yang merasa terbebani dengan adanya acara tersebut. Sudah satu malam kami terpaksa menginap di rumah saudara, kalau mau pulangkan tak mungkin, ongkos sekali jalan saja sudah hampir Rp150.000.
"Kami sebenarnya terbebani, tapi bagaimana lagi," katanya seraya berharap gajinya tak dipotong untuk menyambut acara ini.
Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Heriyanto SE dikonfirmasi imbc masalah kebenaran pengutipan terhadap Kasek sebesar Rp200 ribu ditambah satu buah papan bunga, ia berkilah sampai sejauh ini belum mengetahui, dan masalah papan bunga hanya ia anggap siapa saja guru yang mau berpartisipasi memeriahkan HUT guru wajar membuat papan bunga ucapan selamat.
  "Masalah uang Rp 200 ribu saya belum tahu, tapi kalau papan bunga hanya partisipasi saja" ungkapnya.
Anggota DPRD Labuhanbatu Jaffar Siddik Nasution, menanggapi aksi Adlina yang menaburkan uang kepada para guru menyebutkan bahwa kalau memang puluhan hadiah dan uang tunai yang diberikan Bupati Labuhanbatu ataupun Hj Adlina karena prestasi yang diraih para pahlawan tanpa tanda jasa itu wajar dan bisa diacungkan jempol, tapi kalau itu dilakukan hanya karena ada maunya dan bermuatan politis itu haram.
   "Kalau karena prestasi para guru Bupati ataupun Hj Adlina memberikan hadiah dan uang, itu wajar dan patut diacungkan jempol, akan tetapi kalau ada maunya dan bermuatan politis itu haram," ucap Jaffar.
Jafar juga menghimbau kepada masyarakat Labuhanbatu terutama para guru yang telah menerima hadiah ataupun uang dari Hj Adlina untuk tetap waspada dan hati-hati serta jangan terkecoh dengan permainan kotor calon Bupati itu. Karena menurutnya, selama ini Adlina belum pernah berbuat apa-apa untuk masyarakat Labuhanbatu kecuali sebagai ketua tim penggerak PKK dan kerjanya memasak di dapur.
    Masih kata jafar, masyarakat juga harus ingat dengan apa yang telah dilakukan oleh Bupati serta Hj Adlina yang belum lama ini telah mengobok-obok dunia pendidikan Labuhanbatu dengan cara memberhentikan begitu saja puluhan kepala sekolah tanpa alas an yang jelas.
"Bahkan orangnya sudah meninggalpun turut dimutasikan, apa pemimpin yang seperti itu yang akan menjadi Bupati kita, hancur lah kita semua," ujar Jaffar berkelakar. ***