Sistem Seleksi CPNS Harus Dievaluasi

>>nida, medan
   Ketua Fraksi PDS DPRD Sumut Ir Tonnies Sianturi mengatakan, sistem penyelenggaraan ujian penerimaan CPNS dulu dan hingga kini, masih belum memuaskan. Banyak peserta CPNS seakan tidak ikhlas menerima kenyataan dirinya tidak lulus, usai menyimak pengumuman hasil ujian CPNS tersebut.
    "Setiap kali digelar penerimaan CPNS, selalu saja muncul multi tafsir dan kecurigaan menyikapi hasil seleksi yang diumumkan panitia penyelenggara.Karenanya sudah saatnya sistem penerimaan CPNS secara nasional segera dievaluasi Pemerintah," kata Tonnies kepada wartawan, Rabu (9/12).
    Menurut Tonnies, walau sulit dibuktikan, namun dugaan terjadinya permainan dalam penerimaan CPNS sangat terasa. "Munculnya dugaan-dugaan semacam itu tentu tidak baik dan selanjutnya potensial memunculkan krisis kepercayaan di tengah masyarakat," ujarnya.
    Untuk itu, dia minta Pemerintah segera mencari solusi paling pas dan tepat, agar penyelenggaraan s    Seleksi CPNS itu berjalan lebih efektif, tepat sasaran dan transparan. "Hanya dengan seleksi yang dilakukan secara transparan dan objektif, akan mampu mencegah isu-isu miring di seputar penerimaan SPNS tersebut," ujarnya.
   Selain itu, para peserta penerimaan CPNS yang dinyatakan tidak lulus pun, dipastikan akan menerimanya dengan legowo, lapang dada, dan tidak lagi bereaksi negatif, apabila yang dinyatakan lulus, benar-benar sesuai dengan standar kelulusan yang ditentukan.
Lebih jauh dikatakan Tonnies, mustahil akan dapat terseleksi SDM generasi muda bangsa yang berkualitas dan bisa diandalkan kualitas intelektual dan moralitasnya, apabila proses kelulusannya menjadi PNS, melalui jalan pintas alias permainan tidak sehat.
   "Menjadi PNS dengan cara-cara negatif seperti permainan uang dan mengandalkan beking pejabat, disadari atau tidak, sesungguhnya telah mememberikan contoh keliru bagi para CPNS baru itu, yang selanjutnya akan mendorongnya melakukan praktik-praktik kotor untuk mendongkrak kariernya atau lebih mengutamakan mengejar kemapanan materi," ujarnya.
    Mencermati fenomena setiap kali penerimaan CPNS, yang selalu saja dikaitkan dengan permainan uang itu pula, Tonnies kembali menekankan pentingnya segera melakukan evaluasi perihal pola rekrutmen CPNS itu.
   "Perlu dicari alternatif solusi paling pas, supaya seleksi penerimaan CPNS itu berjalan sesuai dengan rasa keadilan masyarakat. Artinya, seluruh anak bangsa hendaknya merasakan hak dan peluang yang sama menjadi PNS. Jangan sampai muncul anggapan, kalau tidak memiliki beking dan uang, peluangnya menjadi menipis," ujarnya. ***