Seorang Jemaah Kloter 6 Sesak Nafas di Atas Pesawat

>>medan, imbc
   Seorang jemaah haji Mariani Harahap Binti Mara (44) warga Jalan Eka Warni 2 Lingkungan 4 Medan Johor yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 6 Debarkasi Medan mengalami sakit sesak nafas saat berada di pesawat. Jemaah tersebut langsung diboyong ke RS Haji Medan, guna mendapatkan perawatan.
     Sebanyk 441 jemaah kloter 6 itu sebelumnya tiba di Bandara Polonia Medan dengan menumpang peasawat Boeing 747-400 dengan nomor penerbangan GA 3206, Rabu (9/12) sekitar pukul 08.30 WIB. Kedatangan pesawat terlambat 15 menit dari jadwal.
    Salah seorang jemaah yang juga sebagai Walikota Tebingtinggi, H Abdul Hafiz Hasibuan mengatakan, pelayanan jemaah haji untuk tahun 2009 sangat baik dari segi pelayanan dan makanan jemaah sehingga pelaksanaan rukun Islam ke lima tidak terganggu.
   "Selama menjalani ibadah haji di tanah suci, cuaca sangat baik sehingga tidak menggangu pelaksanaan ibadah. Pemondokan kloter enam dan sekitar dua kilometer dari tempat ibadah," kata Hafiz di Bandara Polonia Medan.
   Ketika disinggung mengapa tidak mengikuti program haji plus, menurut Hafiz, tidak ada perbedaan, sebab ditanah suci sama-sama menjalankan ibadah. Hanya saja proses pemberangkatan dan pemulangan yang berbeda. "Masalah haji plus dan reguler tidak ada perbedaan dimata Allah. Lebih enak ikut melaksanakan dalam rombongan rasa kekeluargaan sesama jemaah lebih erat," katanya.
    Sementara Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Medan, HM Sazli Nasution menambahkan, jumlah pemulangan jemaah haji berkurang satu jemah yang sebelumnya saat keberangkatan 442. Pasalnya, seorang jemaah dalam kloter 6 ini meninggal dunia di tanah suci yakni Saminem Binti Kamar (60) manifes 436.
    Disebutkan Sazli, jemaah haji mengumpulkan infaq sebesar 2819 rial atau senilai Rp 18.044.000 rupiah. "Infaq ini dikumpulkan dari jemaah haji mulai dari kloter 1 hingga kloter 5 Debarkasih Medan," ujarnya. ***