>>imbc, medan
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan 60 persen keberhasilan pembangunan nasional ditentukan oleh keberhasilan pembangunan yang ada di daerah-daerah seluruh Indonesia.
Hal itu ditegaskan Presiden saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010 - 2014 di Jakarta, Jumat (11/12) yang dihadiri gubernur se-Indonesia termasuk Gubsu H Syamsul Arifin SE.
Musrenbangnas yang dijadwalkan hingga 13 Desember 2009 ini mengambil tema "Mewujudkan Indonesia yang Sejahtera Demokratis dan Berkeadilan" juga diisi dengan pembekalan dari Wakil Presiden RI H Boediono dan para Kabinet Indonedia Bersatu II.
Lebih lanjut Presiden SBY menyatakan sinergi pembangunan daerah, sektoral dan regional sangat menentukan keberhasilan pembangunan nasional. Oleh karenanya koordinasi, komunikasi, konsultasi dan sinergi harus berjalan efektif. "Jangan salah menyalahkan, cari solusinya," tegas Kepala Negara.
Presiden juga menegaskan di era demokratisasi kita telah memperbaiki pola pembangunan masa lalu di mana era saat ini menuntut para pelaku demokrasi dan pelaku pembangunan pusat dan daerah harus mampu menjalankan akuntabilitas, partisipasi rakyat dan membangun keseimbangan pembangunan politik dan ekonomi.
Juga dinyatakan Presiden sejak 5 tahun lalu periode kepemimpinannya banyak keberhasilan pembangunan yang dicapai oleh pemimpin daerah dan beliau faham betapa daerah juga banyak mengalami permasalahan di lapangan.
Oleh karenanya, lanjut SBY, sejak dilantik menjadi Presiden periode kedua SBY menyatakan gambaran arah pembangunan 5 tahun ke depan telah disampaikan kepada para pemimpin daerah mulai dari gubernur, bupati dan walikota.
Hal itu disampaikannya antara lain melalui National Summit, Rapat Gubernur di Kalteng dan pertemuan Musrenbangnas RPJM yang menitikberatkan bahwa saat ini kebersamaan sangat menentukan keberhasilan dan peran pusat tinggal 40 persen. "Sisanya 60 persen keberhasilan sangat ditentukan oleh daerah," ujarnya.
Presiden menekankan 6 Kebijakan Pembangunan untuk Semua. Keenam kebijakan itu yakni pertama: pembangunan adil, berimbang dan merata, kedua: berdimensi kewilyahan, ketiga: integrasi ekonomi nasional yang kuat, keempat: pengembangan ekonomi lokal, kelima: keserasian pertumbuhan dan pemerataan dan keenam : kualitas sumber daya rakyat menjadi ukuran sejati.
Gubsu H Syamsul Arifin SE didampingi Kadis Kominfo Sumut Drs H Eddy Syofian MAP kepada wartawan menegaskan Sumut mendukung kebijakan pusat. "Pemprovsu bersama kabupaten dan kota mendukung kebijakan Presiden dan akan menyinergikan dengan RPJMD Sumut. Kebijakan Presiden sangat sejalan dengan strategi pembangunan Sumut terutama 6 kebijakan pembangunan untuk semua," ujar Gubsu H Syamsul Arifin SE yang hadir bersama bupati walikota dan beberapa pimpinan SKPD Provsu seperti Kadis Pendidikan Drs H Bahrumsyah, Kadis Pertanian Ir Moh Room, Kadis Bina Marga Ir H Umar Z Hasibuan, Kadis Tarukim H Syafrudin Siregar, Kadis Kominfo H Eddy Syofian dan kepala Bappeda Ir H Riadil A Lubis. ***