Organisasi Minim Kader Militan

>>imbc, medan
   Hari ini banyak organisasi dengan jumlah anggota yang besar tetapi minim kader militansi terutama organisasi Islam. Masa lalu minim organisasi dan anggota tetapi banyak kader militansi. Koreksi ini menjadi perenungan bagi organisasi Islam terutama Al Jamiyatul Washilyah yang sudah berusia 79 tahun.
   Demikian penegasan Gubsu H Syamsul Arifin SE pada peringatan Harlah ke-79 Al Jamiyatul Washilyah Sabtu (12/12) malam di Kantor PW Al Jamiyatul Al Washliyah di Medan yang dihadiri Wagubsu H Gatot Pujonugroho ST, Pj Walikota Medan H Ragutman Harahap, Kapendam I mewakili Pangdam I/BB Kombes Bahrudin Jafar dan Ketua Al Jamiyatul Washliyah H Nizar Syarif.
    Untuk itu Gubsu mengingatkan kembali pentingnya umat membaca tanda zaman dan tidak lalai menekuni jihad dari salah satu sifat Rasul 'fataonah"atau cerdas.
   Gubsu yang juga keluarga besar Al Washliyah mengajak kader militan untuk membuat kelompok diskusi yang membahas hal hal strategis.
   "Wadah yang besar tidak menjadi jaminan untuk menjadi besar bila tidak dikelola oleh orang yang profesional dan manajemen yang baik" tegas Gubsu.
   Gubsu juga mengingatkan dalam menghadapi Pilkada di Sumut agar Sumut tetap terjaga dengan kondusif dan jangan terhasut fitnah dan saling berburuk sangka dalam menghadapi isu nasional dan lokal.
Butuh Keteladanan
  Sementara itu Ketua PW Al Jamiyatul Al Washliyah H Nizar Syarif dalam pidatonya mengingatkan bahwa bangsa ini butuh keteladanan para pemimpin pemerintahan maupun pemimpin masyarakat. Keteladanan yang hampir hilang ini akan mengancam keutuhan sebagai bangsa. ***