Rabu, 16 Desember 2009 - 18:51 WIB - admin
>>imbc, medan
Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada Rabu (16/12) merupakan momen yang sangat berharga bagi kaum perempuan. Untuk itu salah satu tugas dan tanggung jawab kaum perempuan dalam pembangunan nasional adalah untuk menjadi SDM yang mandiri dan memiliki potensi yang kuat.
Gubsu, Syamsul Arifin dalam sambutannya mengatakan, perempaun dan laki-laki harus menjadi satu kesatuan untuk meneruskan perjuangan bangsa dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai bidang pembangunan, sebagaimana yang tercantum dalam thema hari ibu ke-81 yakni keetaraan perempuan dan laki-laki dalam membangun bangsa.
"Ini harus kita terapkan dalam kehidupan berumah tangga. Jangan hanya menjadi omongan belaka yang hanya sebatas pendengaran," ujar Syamsul.
Saat ini kata Syamsul perempuan tidak hanya berfungsi sebagai ibu bagi anak-anaknya dan ibu rumah tangga, melainkan sebagai pahlawan bangsa yang bermamfaat yang pro aktif.
Peran ganda yang dimiliki perempuan umumnya lebih memiliki sifat-sifat kelembutan, kesabaran, serta kepedulian tinggi. Sehingga dapat mengatur waktu dalam berbagai fungsi dan kegiatan. Salah asatunya, pembinaan keagamaan, fungsi budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosial, pendidikan, ekonomi, pemeliharaan lingkungan dan bermasyarakat.
"Ini yang harus ditanamkan oleh para kaum perempuan. Sehingga fungsu ganda itu dapat disandang," katanya.
Sementara itu Ibu ketua TP PKK Pemprovsu, Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin SE mengatakan, hari ibu merupakan, wujud dari implementasi dari SK Presiden RI No36 tahun 1990 tentang pengesahan konvensi hak-hak anak (convention on the rights of the child) dan peraturan menteri negera pemberdayaan pepempuan dan menteri tenaga kerja dan transmigrasi N0 48/MEN.PP/XII/2008.
Dia mengatakan, pada perayaan hari ibu ini, Pemprovsu telah lima kali mendapatkan pengharagaan anugrah parahita ekapraya yang langsung diserahkan Presiden RI pad 22 Desember mendatang. Fatimah yang juga penasehat BKOW Sumut telah meresmikan ruang pojok ASI yang terdapat dilantai dasar kantor Gubsu.
"Kita akan tetap tingkatkan pelayananan terhadap ASI yang telah kita berikan pada anak," katanya.
Ia bilang, keberadaan pojok ASI dapat dibentuk di berbagai kantor instansi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota di berbagai lembaga, perusahaan dan pusat-pusat perbelanjaan.
Upaya koordinasi pun juga telah bekerja sama dengan pihak PT Persero Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan. Disini juga telah diresmikan ruang Pojok ASI di termina keberangkatan domestik dan mancanegara. ***