Minggu, 20 Desember 2009 - 19:00 WIB - admin
>>rijan, medan
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara hingga kini belum memutuskan siapa yang akan menjadi pendamping Sigit Pramono Asri SE, sebagai Calon Walikota Medan.
"Hingga kini PKS belum memutuskan siapa yang akan menjadi calon wakil walikota Medan. sampai saat ini, secara resmi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS dan DPW PKS Sumut baru menunjuk Sigit Paramono Asri, kader PKS yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Sumut, sebagai bakal calon Walikota Medan yang akan diusung PKS. Jadi, PKS sama sekali belum menunjuk siapa yang akan jadi pasangan Sigit, termasuk siapa partai yang akan kita ajak koalisi," tegas Ketua Umum DPW PKS Sumut Mustafa Ismail, Minggu (20/12).
Dia merasa 'gerah' karena ada pihak-pihak yang mengklaim dan mengaku telah mendapat "restu" dari PKS.
Sebelumnya, kata Mustafa, pihaknya telah banyak menerima informasi, baik dari para kader maupun simpatisan PKS, tentang adanya sejumlah oknum bakal calon Walikota Medan yang terang-terangan maupun secara tersirat mengklaim telah didukung PKS.
"Padahal sampai saat ini PKS masih terus melakukan penggodokan dan mencari masukan-masukan dari masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat serta para ulama tentang siapa sebaikanya yang akan digandeng PKS," ujar Mustafa.
Lebih jauh katanya bahwa PKS baru akan melaunching pasangan Walikota dan Wakil Walikota Medan pada pertengahan Januari 2010 mendatang. "Siapa pastinya pasangan Sigit dan siapa partai yang nantinya akan kita jadikan rekan koalisi baru bisa dipastikan saat launching tersebut," tandas Mustafa.
Dikatakannya bahwa karena PKS saat ini telah memiliki 7 kursi di DPRD Medan maka saat ini PKS butuh minimal 1 kursi lagi untuk memenuhi syarat mengajukan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota ke KPU Medan. "Sesuai peraturan yang berlaku untuk bisa mengajukan pasangan calon KPU mensyaratkan perolehan suara 15 persen atau setara dengan 8 kursi di DPRD Medan," kata Mustafa.
Tentang nama-nama yang sedang dijajaki PKS sebagai pasangan Sigit, Mustafa mengatakan memang telah ada sejumlah sejumlah nama. Di antaranya, Maulana Pohan, Ahmad Arief dan Amin Daulay. "Tapi semuanya itu masih tatap penjajakan dan penggodokan, pastinya ya kita tunggu pertengahan Januari mendatang," pungkasnya. ***