Isu Pesawat Jatuh Hebohkan Warga Paluta

>> hendri, gunung tua
          Warga Padang Lawas Utara (Paluta) dihebohkan dengan isu jatuhnya pesawat jenis poker di sekitar hutan Padang Garugur, Kecamatan Padang Bolak, Selasa (11/1/2010) sore. Penyusuran pun dilakukan dari berbagai instansi ke beberapa titik yang mencurigakan.
Hebohnya warga Paluta dalam dua hari ini, berawal ketika sejumlah warga melihat ada pesawat jenis Cessna terbang sangat rendah terbang di atas perbukitan Tor Sisunggul Lungun Padang Maranggun desa Padang Garugur yang berputar-putar sebanyak dua kali, yang sekejap menghilang dari penglihatan, kobaran api pun terlihat.
Sarhusi Siregar, Kepala Desa Padang Garugur, mengatakan, anak-anak saat bermain layangan melihat pesawat terbang dengan sangat rendah, dan mereka melihat kobaran api besar, dan mereka langsung beranggapan pesawat tersebut terjatuh dan terbakar, katanya.
Nyatanya, isu ini sangat cepat menyebar baik lewat ponsel maupun dari mulut ke mulut sehingga banyak masyarakat anggota TNI-AD dan media menuju desa Padang Garugur, tempat pesawat diisukan jatuh.
Selain masyarakat, malamnya, Polsek Padang Bolak rupanya menerima informasi serupa sehingga mengerahkan personil dari Reskrim untuk mengecek kebenaran isu tersebut. Menuju lokasi yang diisukan jatuhnya pesawat. "Namun, setelah dilakukannya penyusuran kelokasi hingga pagi hari ternyata hasilnya nihil" kata Kapolsek Padang Bolak, AKP Maju Siregar, SH.
Selanjutnya, Selasa (12/1/2010) pagi, tim dari Kodim Padang Sidempuan bersama Batalion 123 Tapanuli Selatan dengan pasukannya sebanyak satu pleton dan tim Perwada (Persatuan Wartawan Daerah) Paluta juga aparat desa serta masyarakat setempat, menyusuri perbukitan dengan menempuh tiga jam perjalanan, menuju beberapa titik lokasi yang dicurigai jatuhnya pesawat, yakni Padang Maranggun dan Tor Si Sunggul Lungun, tetapi alhasil tanda-tanda jatuhnya pesawat sama sekali tidak nampak terlihat.
Di lokasi tersebut, tim ini berjumpa dengan beberapa peladang, Rahmudin Siregar, Sarbaini, Amran dan Sarwedi Pane, mereka membenarkan bahwa sore harinya mereka melihat pesawat jenis Cessna terbang sangat rendah. Selain itu, mereka mengatakan, sangkin rendahnya pesawat, bahkan bisa dicolok dengan kayu dan mereka mengaku tidak pernah mendengar adanya ledakan keras. Tetapi mereka mengatakan selanjutnya pesawat tersebut menuju arah utara.
Sementara itu, setelah dilakukannya penulusaran, Dan Ramil 05 Padang Bolak, Kapt. Boimanjuttak, mengungkapkan, hasil kross cek dilapangan ternyata negatif, ujar sang Kapten yang membawa pasukan penuh. ***