Rabu, 13 Januari 2010 - 21:00 WIB - admin
>>luqman, medan
Humas RSU Dr Pirngadi Medan, drg Susyanto mengatakan, akan membentuk tim dokter untuk melakukan pengoperasian terhadap bayi cacat bawaan (Conginietal Disease).
"Sebelum dilkukan operasi, kita akan melihat kesehatan umum dan melakukan pemeriksaan darah, ct scan, dan secepatnya akan merekontruksi kembali dari pada Arjuna ini," katanya kepada wartawan, Rabu (13/1).
Selanjutnya, rumah sakit akan secepatnya menunjuk atau membuat tim dalam pengoperasian Arjuna, dokter yang dilibatkan terdiri dari dokter spesialis bedah, spesialis anak, spesialis syaraf dan spesialis bedah. "Hal ini dilakukan untuk memparipurnakan operasi dan nantinya akan dikoordinasikan dengan Wadir Pelayanan," ujarnya.
Sejauh ini kondisi tubuhnya baik, namun untuk wajah kurang sempurna seperti anak-anak sehat lainnya. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit rakyat, jadi jika ada rakyat yang sakit maka akan dilakukan perawatan kepada dirinya.
"Dengan kondisi seperti ini rumah sakit memiliki SDM untuk melayani ini dan ini juga didukung dana rakyat melalui dana APBD Pronvinsi Sumut," jelasnya.
"Jadi setelah nantinya operasi dilakukan dan Arjuna sudah sehat seperti anak-anak lain, nantinya ia kan tidak menjadi minder lagi," imbuhnya.
Sementara itu, Bayi yang masih berusia 7 bulan tersebut bernama Arjuna trisakti Manurung, buah hati dari pasangan Andi Manurung (40) dan Rohani boru Manulang (21), asal Tanah Jawa Pokan Baru Kecamatan Kutabayuraja Desa Mariahhombang Pematang Siantar masih terbaring di Ruang XIV Kamar XVIII RSU Dr Pirngadi Medan.
Sebelumnya, Selasa (12/1) sekira pukul 16.00 Wib, mereka dibawa oleh anggota Komisi E DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Budiman Nadapdap dan berharap berharap agar bayi ini nantinya dapat ditangani dan mendapatkan pelayanan yang sebaik-baiknya di rumah sakit tersebut. Sedangkan biaya perobatan sang bayi nantinya diambil dari dana APBD Sumut, "tegas Budiman Nadapdap. ***