Selasa, 19 Januari 2010 - 20:10 WIB - admin
>> imbc, medan
Komisi E DPRDSU merespon dan akan berupaya memperjuangkan anggaran pembinaan olahraga dan pemuda di Sumatera Utara. Hanya saja, program dan tolak ukur anggaran dibutuhkan tersebut jelas dipaparkan.
Anggota Komisi E DPRDSU dari Fraksi Partai Dermokrat, Nurhasanah S Sos, dalam rapat dengar pendapat dengan KONI Sumut dan Dispora Sumut, Selasa, menyampaikan pada perinsipnya sangat merespon berapa besar anggaran dibutuhkan dua instansi tersebut untuk peningkatan prestasi olahraga. Apalagi bertujuan agar Sumut kembali menjadi gudangnya atlet berprestasi.
"Memang kita juga turut prihatin dengan kondisi olahraga di daerah ini. Namun tidak usah terlalu panjang lebar, harusnya ada para meter yang bisa menjadi masukan bagi kami agar kami bisa memperjuangkan anggaran baik melalui APBD maupun APBN," ujarnya.
Pada kesempatan itu Kadispora Sumut, Parlautan Sibarani memaparkan perlu dibentuk Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di daerah kabupaten/Kota se Sumut. Karena selama ini hanya ada PPLP milik Pemprovsu yang berlokasi di Kecamatan Medan Sunggal.
Sedangkan keberadaan PPLP tersebut cukup banyak memberikan kontribusi kekuatan atlet Sumut. "Atlet yang meraih medali emas pada even skala nasional di dominasi atlet PPLP,' ujar Parlautan sembariu menambahkan, lewat PPLPD Sumut dapat menyumbangkan atlet berprestasi. Sementara itu Ketua KONI Sumut, Gus Irawan Pasaribu mengaku, pentingnya sarana olahraga dibangun di daerah ini untuk menunjang peningkatan prestasi. Apalagi kata Gus juga Direktur Utama PT Bank Sumut, PON 20 atau pada tahun 2020 Sumut mencanangkan untuk menjadi tuan rumah PON.
"Tapi malu kita rasanya, Sumut yang termasuk provinsi terbesar, tak punya gedung olahraga refresentatif. Jadi maunya untuk persiapan PON bisa dibangunlah di daerah ini seperti yang dimiliki Provinsi Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Mereka juga punya gedung karena persiapan menjelang tuan rumah PON," papar Gus.
Namun dia menyesalkan untuk pembangunan Gedung Serba Guna saja harus menelan waktu hingga enam tahun. Bahkan sampai saat ini pembangunannya pun tak berlanjut.
Dia berharap gedung tersebut bisa terjadual selesai hingga 2010 atau paling tidak awal 2011, mengingat Sumut akan tampil sebagai tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni.Sedangkan berbicara prestasi, Gus juga memaparkan peningkatan prestasi atlet Sumut yang kini semakin memberikan kontribusi bagi prestasi atlet nasional.
Seperti pada SEA Games di Vietnam yang baru saja berlangsung, atlet Sumut berhasil menyumbang 2 medali emas untuk kontingen Indonesia melalui cabang wushu dan renang nomor estafet. Selain itu 3 perak dan 3 perunggu juga berhasil disumbangkan atlet Sumut. Prestasi ini meningkat dua kali lipat dibanding SEA Games lalu dimana para atlet Sumut hanya menyumbang 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Pada pemaparannya, Gus mendapat respon dari anggota DPRDSU, karena tidak sedikitpun membicarakan persoalan dana. Pada kesempatan itu, KONI Sumut hanya menyampaikan harapannya, agar gedung refresentatif di daerah ini segera terbangun. ***