Yayasan Haji Hasan Pinayungan Pasaribu, dan Anggota DPRDSU Bantu Korban Longsor Angkola Selatan

>> kodir pohan, tapanuli selatan
          Yayasan Haji Hasan Pinayungan Pasaribu, wakil Bupati Kabaupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Anggota DPRD Sumut membantu korban tanah longsor di Dusun Simaronop, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan Tapsel.
Para korban bencana tersebut bersyukur dan berterimakasih atas bantuan berupa beras, mie instan dan sejumlah uang yang diberikan Yayasan Haji Hasan Pinayungan Pasaribu, Wakil Bupati Ir H.Aldinz Rapolo Siregar dan anggota DPRD-SU Komisi E membidangi Kesejahteraaan Rakyat (Kesra) Hj, Rahmianna Pulungan, SE, Sabtu (6/2).
Bantuan yang diserahkan langsung Wakil Pembina Yayasan H Hasan Pinayungan Pasaribu, H. Panusunan Pasaribu bersama wakil bupati Rapolo Siregar diterima secara simbolis oleh Camat Angkola Selatan Hamdy S Pulungan disaksikan Lurah Pardomuan Nawi Harahap. Kepala Dusun Simaronop Ibansyah Harahap, mantan Kades Sakti Nasution, Kapol Pos Aiptu H.P.Harahap, tokoh masyarakat Sahdan Siregar (Kantalan) di Posko Penampungan korban di dusun tersebut, untuk dibagikan kepada korban bencana.
Sementara Prima Halawa (11) yang selamat dalam bencana, dimana kedua orangtuanya dan saudaranya hingga kini belum ditemukan akibat terseret arus longsor diberi uang tunai oleh pengurus Yayasan Haji Hasan Pinayungan Pasaribu, H.Panusuanan Pasaribu, kakanda balon bupati Tapsel 2010, H Syahrul Pasaribu.
Turut bersama rombongan mantan Dandim 0212/TS Letkol (Purn) Muhiddin Sibarani, mantan Pembantu Bupati Wilayah I H.Syarifuddin Siregar, sekjen DPD Golkar P.Sidimpuan Zufrizal Sikumbang, Indra Ritonga, Amru dan Akhir Nasution.
Usai menyerahkan bantuan, H.Panusunan Pasaribu mengatakan semenjak mendapat kabar adanya longsor di Simaronop, menelan dua korban jiwa, 4 orang hilang dan menghanyutkan beberapa rumah penduduk serta harta bendanya Kamis (4/2) sekira pukul 20.30 WIB pihaknya ikut merasa prihatin dan turut berduka cita sedalam-dalamnya.
Bantuan ini kata Panusunan merupakan visi dari Yayasan Haji Hasan Pinayungan Pasaribu yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan khususnya di wilayah Tapsel dan P.Sidimpuan.
"Kami ikut merasakan penderitaan warga yang ditimpa musibah longsor kiranya bantuan tersebut dapat meringankan penderitaan warga yang ditimpa musibah. Pemberian bantuan ini murni kepeduliaan sosial Yayasan dan tidak ada maksud tertentu," ucap Panusunan.
Mrenurutnya, Yayasan Haji Hasan Pinayungan Pasaribu dikelola 7 bersadura yaitu Prof Dr. H. Bomer Pasaribu, mantan Menteri Tenaga Kerja dan anggota DPR-RI, H.Panusunan Pasaribu, mantan Bupati Tapteng, Sekda Simalungun dan Kadispendasu, H.Ibrahim Pasaribu, pegawai perusahaan minyak asing, H.SyahrulM Pasaribu, anggota DPRDSU, Hj Lisliwati Pasaribu,SAg, PNS pemko P.Sidimpuan, Gus Irawan Pasaribu, Dirut PT Bank Sumut dan Jhon Muzani Pasaribu pimpinan Bank Syariah di Bumi Serpong Damai Tangerang.
Wakil Bupati Tapsel Ir.H.Aldinz Rapolo Siregar mengatakan bantuan tersebut jangan dinilai dari materialnya, namun pandanglah ketulusan dan keihklasan untuk membantu sesama terutama yang ditimpa musibah tanah longsor Simaronop.
"Bencana longsor ini jangan terus menerus diratapi, mari kita ambil hikmahnya untuk lebih waspada dan berbenah diri ke depan supaya jangan terulang hal yang sama," timpal anggota DPRD Sumut Hj.Rahmianna Pulungan, SE.
Sekedar mengingatkan, bencana longsor yang meluluhlantakkan dusun Simaronop, Aek Gambir dan Dusun Binasari Angkola Selatan terjadi begitu tiba-tiba yang diawali dengan hujan lebat beberapa jam lamanya.

Menurut data yang dihimpun dari Lurah Pardomuan Nawi Harahap dua korban jiwa adalah Ferianus Nduru (33) dan Dameria Halawa (11), sementara yang hilang Bebeli Halawa (51), Teniria Mendrofa (31), Kabute Halawa (3) dan Kaide Halawa (1).Ke-4 korban hilang yang hingga kini belum ditemukan merupakan ayah, ibu dan saudara/i Prima Halawa.
Prima Halawa bernasib mujur dirinya selamat dari bencana karena pada saat kejadian dirinya berpegang teguh pada sepotong kayu yang hanyut terbawa longsor ke sungai Batang Salai tidak jauh dari lokasi bencana.
Pantauan, Rumah yang rusak total milik Bazidulu Gea, Abdi Kapao, Berman Marbun, Bebeli Halawa, Rudi. Rumah rusak diantaranya milik Selamat Pangabean dan Joshi Sihotang semuanya di dusun Simaronop dan Aek Gambir.
Sementara itu dua rumah rusak parah tertimbun tanah longsor di dusun Binasari adalah milik Edi Pohan (38) dan Ajo Tanjung (65). ***