>>zainul, rantauprapat
Proyek irigasi yang di kelola dinas Pertanian Labuhanbatu di duga sarat penyimpangan. Salah satu proyek irigasi yang berada di Aek Riung di kerjakan tak sesuai bestek, bahkan terkesan mubazir dan tak bermanfaat bagi kepentingan petani.
Hal itu di katakan Patrisno L Wakil Sekretaris Pijar Keadilan Labuhanbatu kepada imbc Minggu (14/2) .Dana Alokasi Khsusus (DAK) Bidang Pertanian tahun anggaran 2009 yang dikelola dinas pertanian Rp 4,093 miliar, ditengarai sarat dengan penyimpangan. Penyimpangan disinyalir terjadi sejak perencanaan, proses tender hingga pekerjaan fisik di lapangan.Hasil investigasi Pijar keadilan jelas Patrisno , DAK senilai Rp 4,093 miliar itu dipecah menjadi delapan belas paket proyek.
Diantaranya, delapan paket pembukaan jaringan irigasi, empat paket pembangunan jalan usaha tani, pembangunan tiga unit rumah kompos, pengadaaan hand traktor beserta alat-alatnya dan pengadaan power treaser.Proyek itu diantaranya satu paket pembangunan jaringan irigasi Rp 1,4 miliar dilaksanakan oleh CV Ariko Pratama atas nama pengusaha Riky, paket proyek irigasi di desa Wonosari Kecamatan Bilah Barat. Ini ia kurang mengetahui siapa rekanannya. Selain itu terdapat proyek irigasi dilaksanakan oleh CV Rully.
Di terang patrisno ,Sebelumnya, ada anggota panitia tender di dinas pertanian yang namanya dirahasiakan mengatakan, sebanyak empat paket proyek irigasi dikerjakan oleh Riky. Riky merupakan ipar kandung dari Bupati Labuhan Batu H.T.Milwan. Namun untuk mendapatkan paket-paket itu, Riky meminjam perusahaan lain, diantaranya CV Rully milik Hj.Juliati.
Proyek irigasi lainnya di Lingkungan Air Terjun Kelurahan Lobusona juga disinyalir tidak sesuai bestek. Proyek ini bernilai Rp 1,4 miliar dan dilaksanakan oleh CV Ariko Pratama.
Patrisno, mensinyalir benteng pintu air tidak diganti oleh rekanan dan hanya dipoles sedemikian rupa. Lantai parit juga tidak di cor, melainkan hanya disiram dengan pasir dilapis semen. Sehingga kualitasnya diragukan. Begitu juga dengan lebar parit juga tidak rata sepanjang parit. Dibeberapa bagian parit kecil dan membesar di bagian lain." Saya mensinyalir ini tidak sesuai bestek. Perlu diperiksa" katanya.
Patrisno telah mengkonfirmasikan temuan itu dengan mandor lapangan dari rekanan bernama Darman. Menurut Darman, pekerjaan dilaksanakan berdasarkan instruksi Riky sebagai pemilik proyek."Pokoknya saya bekerja ikutin instruksi pemborong" katanya .
Sementara itu di lokasi proyek irigasi aek riung yang telah selesai hasil konfirmasi imbc dengan petani ,apa ada peningkatan setelah saluran irigasi ini di bangun, menurut salah seorang petani,hasil panen mereka jauh berkurang ,di karena air tak mengalir kesawah mereka.Saluran irigasi ini salah dan terlalu dalam sehingga airnya kering."mana mungkin bang ada airnya kesawah kami, paretnya (irigasi-red) dalam kali dan kami rugi di panen ini"terang Kamis (9/11) bernada kecewa. ***