Senin, 15 Februari 2010 - 20:36 WIB - admin
>>bambang, medan
Komisi E DPRD Sumatera Utara, menilai PT Asuransi Kesehatan (Askes) Regional I memberikan laporan fiktif mengenai dana hibah sebesar Rp4 miliar lebih untuk pembangunan ruang rawat inap Rumah Sakit Umum H Adam Malik (RSU-HAM) Medan pada 2009.
Anggota Komisi E Muslim Simbolon, mengatakan, terungkapnya laporan fiktif itu setelah dirinya, pada rapat dengar pendapat Komisi E DPRD Sumut dengan RSU-HAM beberapa waktu lalu, mempertanyakan laporan yang disampaikan PT Asuransi Regional I ke Komisi E tersebut pada pertemuan sebelumnya.
"Pada pertemuan komisi dengan pihak RSU-HAM beberapa waktu lalu, saya mempertanyakan mengenai dana hibah tersebut. Justeru pak Jamaluddin Sambas (Direktur RSU-HAM-red) membantah keras kalau mereka disebutkan ada menerima dana hibah dari PT Askes Regional I senilai Rp4 miliar lebih itu. Kalau memang begitu adanya, kita menilai PT Askes memberikan laporan fiktif," kata Muslim Simbolon kepada wartawan, Senin (15/2).
Menurut politisi muda asal PAN ini, pada pertemuan Komisi E DPRD Sumut dengan PT Askes Regional I sebelumnya, Kepala PT Akses Regional I, Ikhsan, memaparkan kalau pihaknya telah memberikan hibah senilai Rp4 miliar lebih untuk pembangunan ruang rawat inap di rumah sakit RSU-HAM.
Sepekan setelah RSU-HAM membantah keras soal dana hibah sebagaimana yang dimaksudkan PT Askes Regional I, Sekretaris Komisi E DPRD Sumut Syafrida Fitri bersama anggota komisi antara lain Muslim Simbolon dan Zulkifli Husein berkunjung ke RSU-HAM untuk memperjelas mengenai dana hibah yang diperuntukkan untuk pembangunan ruang rawat inap rumah sakit tersebut.
Kedatangan wakil rakyat tersebut diterima Dirut RSU-HAM Jamaluddin Sambas didampingin Direktur Keuangan Bastian.
"Setelah kami cek dengan data yang kami miliki, ternyata dana hibah yang dimaksudkan PT Askes tidak benar adanya," kata Muslim.
Dengan adanya kecurigaan seperti itu, Komisi E DPRD Sumut, kata Muslim, akan melakukan investigasi ke rumah sakit-rumah sakit dan lembaga lainnya yang menerima dana hibah dari PT Askes.
"Kita khawatir jangan-jangan dana hibah ke rumah sakit dan lembaga lainnya tahun 2008 - 2009 yang telah dilaporkan PT Askes juga fiktif," demikian Muslim Simbolon. ***