Rabu, 17 Februari 2010 - 22:23 WIB - admin
>> jams, jakarta
Kunjungan kerja Komisi D DPRDSU ke Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI di Jakarta, Rabu (17/2) menuai hasil. Bappenas RI menyatakan setuju dilakukannya percepatan pembangunan proyek Bendungan Lau Simeme di Sungai Percut, yakni lewat perjanjian Gentlemen's Agreement senilai Rp1,1 triliun.
Kunjungan kerja Komisi D DPRDSU dipimpin Ketua H Ajib Shah turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumut selaku Koordinator Komisi D DPRD Sumut H Muhammad Affan SS, Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi D, Ir Tagor Pandapotan Simangunsong dan Ir Jhon Hugo Silalahi MSc, serta Anggota Komisi D DPRD Sumut, Mustofawiyah SE, Drs H Jamaluddin Hasibuan, M Yusuf Siregar SH, Drs Biller Pasaribu, Analisman Zalukhu SSos MSP, Andi Arba SAg, H Maratua Siregar, H Fadly Nurzal SAg, H Zulkarnaen ST, Dtm H ABul Hasan Maturidi, Ir Tonies Sianturi, Hamamisul Bahsan, Restu Kurniawan, Iman B Nasution SH, Tunggul Siagian dan Jepri Januari Pribadi..
Selain Dewan, kunjungan juga mengikutsertakan Kepala Bappeda Provsu, Ir H Riadil Akhir Lubis MSi, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera II, H Yani Siregar dan Kadis PSDA Provsu, H Ruslan Effendi Siregar.
Rombongan Komisi D DPRDSU diterima sejumlah jajaran direktur Bappenas RI yakni, Direktur Pengairan dan Irigasi, Dr Ir Donny Azdan MA MS, Direktur Pengembangan Wilayah, Dr Ir Arifin Rudiyanto MSc dan Direktur Pangan dan Pertanian, Ir Wahyuningsih Darajati MSc.
Dalam pertemuan itu, Ketua Komisi D DPRDSU, H Ajib Shah meminta kepada Bappenas RI agar segera merealisasikan proyek pembangunan Bendungan Lau Simeme. Sebab proyek tersebut sudah lama direncanakan, tapi hingga kini belum terealiasasi atau terlaksana.
"Hal itu disebabkan masih masih terbatasnya anggaran untuk pembangunan proyek tersebut. Untuk itu kami berharap kepada pihak Bappenas agar membantu mengucurkan anggaran untuk proyek tersebut. Hal ini mengingat, anggaran yang kami miliki (Sumut) tidak cukup untuk mewujudkan proyek tersebut," kata Ajib Shah.
Sebab, kata Ajib Shah dan Kepala Bappeda Provsu, Riadil Akhir menambahkan, proyek pembangunan Bendungan Lau Simeme tersebut diyakini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan.
"Yakni dengan adanya Bendungan Lau Simeme tersebut nantinya, diyakini akan mampu mengatasi persoalan banjir di Sumatera Utara khususnya Kota Medan," kata Ajib Shah.
Apalagi, kata Tunggul Siagian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan teleconference dengan Gubsu H Syamsul Arifin, berkomitmen akan mempercepat pembangunan bendungan Lau Simeme.
Dijelaskan, Ajib, tujuan pembangunan Bendungan Lau Simeme adalah untuk menaikkan tingkatan system pengendalian banjir di Kota Medan , yang saat ini dengan periode ulang 25 tahunan menjadi periode ulang 40 tahunan. Sehingga dengan adanya bendungan ini nantinya maka diyakini Kota Medan akan terhindar dari bahaya banjir besar.
"Apalagi dengan adanya Bendungan Lau Simeme akan mampu menyediakan air bakau sebesar 3.000 liter/detik, yang nantinya dapat digunakan oleh PDAM Tirtanadi dalam memenuhi kebutuhan air penduduk Kota Medan. Serta mendapatkan tambahan tenaga listrik sebesar 2,80 MW dan menyediakan area pariwisata," ujar Ajib.
Menanggapi pernyataan Ajib Shah, Direktur Pengembangan Wilayah Bappenas RI, Arifin Rudiyanto dan Direktur Pengairan dan Irigasi, Donny Adan mengaku setuju dilakukannya percepatan pembangunan proyek Bendungan Lau Simeme. Bahkan Arifin mengaku anggaran proyek untuk pembangunan tersebut sudah ada tercantum di Bappenas RI khususnya lewat dana bantuan asing.
"Sesungguhnya Bappenas RI sudah memprioritaskan anggaran dan siap segera melaksanakan pembangunan Bendungan Lau Simeme. Namun persoalannya saat ini, kami berhati-hati dan masih menunggu tanggungjawab dari daerah, baik provinsi maupun kabupaten dalam menyelesaikan persoalan pelepasan lahan proyek tersebut," ujar Donny.
Bahkan Donny mengaku, Bappenas RI siap bekerjasama membantu pembiayan pelepasan lahan pembangunan proyek Bendungan Lau Simeme yakni sebesar 50 persen, dimana 50 persen lainnya dari daerah sendiri (provinsi).
"Jadi cepat atau tidaknya pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut tergantung dari daerah sendiri. Jika persoalan pelepasan lahannya sudah tidak ada masalah, maka kami langsung mengucurkan anggarannya," tegas Donny dan Arifin.
Menanggapi pernyataan dua direktur Bappenas RI tersebut, H Ajib Shah menyatakan terimakasih atas dukungan dan semangat Bappenas membantu percepatan proyek pembangunan Bendungan Lau Simeme.
Untuk itu, diharapkan kepada Gubsu agar menyambut komitmen Bappenas Ri tersebut, dengan segera membentuk tim penyelesaian pelepasan lahan dan mengeluarkan izin pelaksanaan pembangunan.
Ajib Shah juga berharap, pelaksanaan proyek pembangunan Bendungan lau Simeme ini nantinya harus ada sinergitas antara Bupati Deliserdang dan Pemprovsu. Begitu juga dengan instansi terkait, harus serius mengikuti semangat dan komitmen Bappenas dalam melaksanakan percepatan pembangunan Bendungan Lau Simeme.
"Kami akan segera menganggarkan dana pelepasan lahan proyek tersebut sebesar 50 persen. Bahkan kami juga akan segera menetapkan proyek pembangunan Bendungan Lau Simeme ini dalam RTRW, yakni paling lambat bulan April tahun 2010 sudah selesai kami tetapkan," tegas Ajib Shah. ***