>> kodir, padangsidimpuan
Walikota yang juga Ketua DPD Partai Golkar (PG) Padangsidimpuan periode 2005-2010, Zulkarnain Nasution, saat memimpin do'a bermohon agar Syahrul M Pasaribu memenangkan Pilkada Tapanuli Selatan di 12 Mei nanti.
"Ya Allah! Berikan berkahmu agar Syahrul M Pasaribu memenangkan Pilkada Tapsel," pintanya dan diaminkan seratusan kader PG yang hadir dalam Musda ke-II DPD Partai Golkar Padangsidimpuan, digelar di Gedung Nasional, Jalan Sudirman, Rabu (24/2).
Tampilnya Zulkarnain memimpin do'a dalam acara resmi demikian, baru kali pertama terjadi selama karirnya memimpin daerah.
Syahrul M Pasaribu sendiri merupakan Ketua Koordinator Daerah (Korda) DPD PG Sumatera Utara untuk wilayah Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, dan Padangsidimpuan. Pada Pemilukada Tapsel ikut maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Aldinz Rapolo Siregar (incumbent wakil bupati-red).
Zulkarnain sebagai kader dan pernah diangkat menjadi pengurus harian Sekretriat Bersama PG Kecamatan Sosa di tahun 1969, sebelumnya menyatakan diri tidak maju lagi pada Musda partai berlambang pohon beringin.
"Saya sebagai ketua DPD Partai Golkar Padangsidimpuan 2005-2010, tidak akan maju pada Musda ini. Saya ingin memberi kesempatan kepada kader yang lebih muda untuk memimpin partai yang saya cintai ini," tegasnya.
Sebelum itu Syahrul M Pasaribu selaku Ketua Korda, mewakili Ketua DPD PG Sumut Syamsul Arifin membuka Musda tersebut. Dia hadir bersama Mulkan Ritonga (Sekretaris Korda), Amas Muda Siregar, Yuriandi Siregar, dan Doli Sinomba Siregar (anggota). Chaidir Ritonga dan Bachrum Harahap (wakil ketua) tidak hadir
Terkait Musda ini, Syahrul memuji sikap Zulkarnain sebagai kader senior dan menilainya sebagai guru yang baik. Karena benar-benar memikirkan kemajuan partai, seperti pada Musda ini memberi kesempatan bagi kader yang lebih muda untuk memimpin partai ke depan. Karenanya dia mengusulkan agar ketua terpilih pada Musda ini memasukkan Zulkarnain pada komposisi dewan pertimbangan.
Terkait pilkada, Syahrul menegaskan bahwa DPP PG telah membuat penetapan yang wajib diikuti seluruh kader PG dimanapun berada. Seluruh pimpinan daerah dan kader, diharuskan ikut mendukung dan memenangkan calon kepala daerah usungan PG.
Jika di daerahnya sedang tidak melaksanakan pilkada. Kader PG diharuskan turut serta mendukung pemenangan pasangan calon usungan partainya, di daerah tetangga yang melaksanakan pilkada. Jika tidak menurutinya, maka dikenakan sangsi keras sesuai aturan partai.
"Hal ini bukan karena saya berkebetulan ikut maju sebagai calon bupati usungan PG di pilkada Tapsel. Ini aturan partai, dan bukan saya yang membuatnya.
Bagi kader Golkar yang kebetulan saudaranya juga mencalon pada pilkada dan bukan usungan partai kita, berilah penjelasan. Ini aturan partai kita, dan bagi penentangnya dikenai sangsi berat. Mohon diartikan secara arif dan biajaksana," harap Syahrul.
Hadir para pengurus DPD PG Padangsidimpuan, pimpinan kecamatan, pimpinan organisasi yang mendirikan dan didirkan PG, anggota Fraksi Golkar DPRD Padangsidimpuan, Tapsel, Paluta, Palas, dan ratusan kader lainnya. ***