Terkait Isu Penarikan Dukungan dari Ajib – Binsar

DPP Hanura Akan Pecat Kader Memblelo

>> imbc, medan
         Wakil ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Sumatera Utara, Edi Syahputra Taher menegaskan, akan memecat semua kader partai Hanura yang menentang keputusan partai.
"DPP sudah menegaskan untuk memberikan dukungan pada pasangan Ajib Shah dan Binsar Situmorang pada Pilkada kota Medan yang akan dilaksanakan, 12 Mai mendatang. Jadi ini instruksi partai. Dan jika ada kader tak mematuhi aturan ini, akan diambil tindakan tegas, termasuk pemecatan," ujarnya menanggapi pernyataan 21 ketua PAC Hanura kota Medan, Rabu (9/3) di Medan bersama dengan beberapa pengurus harian (PH) Hanura yang menyatakan mencabut dukungannya pada pasangan ini.
Ditegaskan Edi Taher, dirinya merasa tersinggung dengan pernyataan oknum yang mengatasnamakan partai, menarik dukungannya pada pasangan Ajib Shah-Binsar Situmorang. Dan pernyataan mereka telah mendiskriditkan partai."Apa yang mereka ungkapkan dan sudah dilansir media masa terbitan kota ini, adalah pernyataan pribadi dan bukan keputusan partai.
Namun karena mereka sudah membawabawa instusi partai, maka tindakan pemecatan terhadap mereka akan dilakukan. Dan saat ini, DPC Hanura kota Medan sedang membuat pengajuan pemecatan terhadap kader Hanura yang memblelo tadi," bebernya.
Terkait dengan pendanaan yang mereka tuntut sambung Edi, itu dimaksudkan untuk pemenangan pasangan Ajib Shah-Binsar. Bukan untuk dibagi-bagikan pada semua kader maupun pengurus partai. Dan apa yang sudah dilakukan ketua dan Sekretaris DPC Partai Hanura sudah tepat.
Ketua Umum DPC Hanura Kota Medan, H Rusmadi SH, diampingi Sekretaris Umum, DPC Hanura kota Medan, Rusdi Sinuraya, menerangkan, semua keputusan mendukung pasangan ini sudah dilakukan. Baik dalam bentuk kesepakatan bersama koalisi partai dihadapan notaris, telah disepakati bahwa partai politik membangun satu koalisi lintas partai. Karena tidak mempunyai kursi diparlemen dan suara signifikan dikota Medan.
Sehingga membuat wadah koalisi lintas partai Kota Medan untuk mengusung satu pasangan. Setelah pasangan itu ditetapkan, baru partai masing-masing melakukan konsolidasi diinternal partainya. Selain itu, pada nomor Skep/080/DPP-Hanura/XI/2009, tentang petunjuk pelaksana tatacara pemilihan kepala daerah partai Hatinurani Rakyat (Hanura).
"Jadi apa yang dilakukan PH Hanura bersama dengan 21 PAC menolak keputusan DPP Hanura, adalah tindakan bertentangan dengan organisasi," ujarnya.
TIM Relawan Ajib Shah-Binsar, H Sofyan Suwardi yang didampingi ketua Tim Pemenangan, Kodrat Shah, Ajib Shah menilai, apa yang dilakukan PH dan PAC Hanura yang ingin menarik dukungan terhadap pasangan Ajib Shah-Binsar tidak tepat dan bentuk politik comberan. Selain itu, kita juga mengindikasikan, kalau pernyataan mereka sudah ditumpangi oknum tertentu untuk melakukan penggembosan terhadap pasangan ini.
"Walau tak mempengarahui hasil dukungan. Karenanya pada pendukung pemenangan pasangan ini tak terpengaruh. Dan jadikan motivasi untuk mengencangkan dan merapatkan barisan, mewaspadai dan mengantisipasi pihak manapun mencoba melakukan pendzholiman terhadap pasangan ini. Kami yakin, dengan adanya upaya negatif semacam ini, memperbesar dukungan rakyat terhadap pasangan ini. ***