Dianggap Rapat ‘Lawak-lawak’

Komisi B Skorsing Rapat dengan Disperindag Sumut

>>agus, medan
     Komisi B DPRD Sumut menskorsing rapat kerja dengan Disperindag Sumut, Senin (29/3). Dewan menganggap dinas ini sengaja mengaburkan data penggunaan anggaran sehingga tidak dapat diketahui oleh Komisi B kemana sebenarnya penggunaan anggaran tersebut.
    "Saya katakan ini rapat lawak-lawak. Pertemuan ini bukan baru pertama kali tetapi sudah berulang kali. Kenapa Disperindag Sumut hanya memaparkan visi dan misi itu-itu saja, Dewan bukan anak kecil lagi yang gampang dibodohi," tutur Anggota Komisi B, Guntur Manurung, dalam rapat tersebut.
Menurut Guntur Manurung, yang terpenting bagi Komisi B adalah langkah kongkrit Disperindag apa yang sudah dilakukan, sudah tepat sasaran atau belum. "Itu yang terpenting bagi kita," kata politisi Partai Demokrat tersebut.
    Guntur mengatakan, data penggunaaan anggaran tersebut seharusnya diberikan kepada Komisi B, sehingga pihaknya dapat mengawasi penggunaan anggaran tersebut.
Sedangkan Anggota Komisi B lain Taufik Hidayat sangat kecewa dengan apa yang disampaikan oleh Disperindag. "Apa yang bapak sampaikan mengecewakan", ujarnya.
Dia mensinyalir Disperindag sengaja mengaburkan data penggunaan anggaran ini karena tidak ada ditampilkan dan diberikan kepada komisi B. "Memang pantas rapat ini disebut rapat abal-abal. Kita khawatir memang ada unsur kesengajaan Disperindag untuk mengkerdilkan Komisi B," ujar Taufik Hidayat.
    Sementara Kadis Perindag Sumut M Hasbi Nasution menjelaskan, sebenarnya tidak ada niat untuk  menutup-nutupi penggunaan anggaran apalagi mengkerdilkan Komisi B. "Tapi kalau memang data tersebut yang diminta oleh Komisi B, kita akan siapkan," ujarnya.
Dia menambahkan untuk penggunaan anggaran di Disperindag Sumut sangat terbuka dan tidak ada yang ditutupi. "BPKP dan Inspektorat saja saya undang untuk memeriksa saya. Dan hal ini mungkin tidak dilakukan oleh dinas lain jadi tidak ada maksud untuk menutupi apalagi mengekerdilkan Komisi B," kata Hasbi. ***