Kasus Makelar Perpajakan di Mabes Polri Jangan Jadi “Kerbau Mabuk”

>>luqman, medan
    Soal Keberanian mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Susno Duadji dalam mengungkapkan adanya dugaan makelar perpajakan di tubuh kepolisan suatu langkah yang berani dan pantas diberikan penghargaan.
    Hendaknya permasalahan temuan adanya dugaan makelar kasus ini jangan melebar kemana-mana, akhirnya dalam mengungkapkan kasus tersebut menjadi tak fokus dalam proes hukumnya.
    Untuk itulah diharapkan semua pihak dalam hal ini satgas mafia hukum, polri dan kejaksaan, untuk segera menyikapinya, ini dikatakan Anggota Komisi III DPR-RI, dari Fraksi Demokrat Edy Ramli Sitanggang, usai bertemu dengan Kajatisu Sumatera Utara, Sution Usman Adji di gedung Kejatisu Jalan AH Nasution, dalam rangkaian kerjanya di Medan Senin (29/3).
    Begitu juga Edy menuturkan bahwa dalam kasus ini susno jangan seperti "kerbau mabuk" yang menfolow-up semua kasus yang akhirnya menjadi melebar tidak tentu arah dan tidak fokus dalam proses hukumnya.
"Supaya kasus ini tidak berlarut-larut maka diharapkan kepolisian dan kejaksaan segera mengusut tuntas kasus ini, terutama dalam membrantas mafia kasus diinstansi penegakan hukum", paparnya
Sementara itu, Komisi III DPR-RI dari fraksi Gerinda Martin juga mengutarakan hala yang berbeda dengan Edy Sitanggang.
Menurutnya, apa yang ditemukan Susno Duadji, mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, membongkar dugaan makelar perpajakan di tubuh kepolisan seharusnya diapresiasi dengan mengambil langkah hukum yang cepat.
    Artinya dengan adanya temuan ini pihak Mabes Polri dan Kejagung tidak boleh menyikapi ini dengan berbeda terhadap aspirasi masyarakat. Aspirasi masyarakat sekarang bongkar habis, karena ini menyangkut masalah keuangan negara yang harus diselamatkan.
Kalau ada persoalan lain setelah pengungkapan kasus tersebut, maka pihak kepolisian maupun kejaksaan, boleh menyikapinya belakangan, yang pokok pada saat ini adalah merespon keinginan rakyat agar ini bisa dibongkar habis semua adanya indikasi makelar perpajakan tersebut serta menghukum para pelakunya.
Sebab kejadian ini, adalah perbuatan mafia hukum yang menjadi musuh bersama kita. "Dalam hal ini Martin juga menutukan bahwa Presiden SBY, pada saat lima tahun yang lalu telah mengatakan akan memimpin sendiri soal perlawanan terhadap mafia hukum ini tetapi belum sempat menuntaskan pada periode sebelumnya, maka pada periode ini harus diusut tuntas permasalahan tersebut," ujarnya.
Untuk itulah dalam masalah ini diharapkan komitmen yang sudah dijanjikan oleh SBY ini tidak janji tinggal janji saja, akan tetapi implementasi dalam penegakan hukum itu sendiri. ****