Anak merupakan amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya, anak sebagai bagian generasi muda, merupakan penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber daya manusia bagi pembangunan nasional ke depan.
Demikian Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara Hj Fatimah Habibi Syamsul Arifin pada Acara Pengembangan Cakupan dan Kualitas Kelompok Bina Keluarga dengan Remaja/ Anak di Bina Graha Medan, Senin (10/5).
Ketua Tim Penggerak PKK didampingi Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana Setdaprovsu Dra Hj Fitri Lestari, Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Provsu Drs H Syaiful Syafri menambahkan bahwa diperlukan pembinaan secara terus menerus demi kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial serta perlindungan dari segala kemungkinan yang akan membahayakan/ merusak masa depan anak-anak.
Anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga perlu dilakukan upaya perlindungan untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa diskriminasi.
Ditambahkan data tahun 2008 dari Dinas Kesejahteraan dan Sosial Provinsi Sumatera Utara jumlah anak terlantar sebesar 146.130 orang, jumlah anak jalanan 2,867 orang, jumlah penyandang HIV/AIDS 840 orang, jumlah korban tindak kekerasan 14.271 orang, korban tersebut seperti fenomena gunung es dimana berbagai permasalahan sebenarnya sering terjadi, namun jarang dilaporkan sehingga data terlihat kecil.
Selanjutnya Ketua Tim dan rombongan meninjau Asrama Panti Nusa Putra yang melatih putri dari berbagai daerah Kabupaten/Kota berupa salon dan jahit menjahit yang berlokasi di Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. ***