Bantuan Alkes Rp1,3 M di RSU P Siantar Mubazir

>>meri, medan

Tim Kunjungan Kerja (Kunker) IX Dapil Pematang Siantar dan Simalungun menemukan bantuan alat kesehatan (Alkes) senilai Rp1,3 miliar untuk RSU Jasamin Saragih mubazir, karena sudah setahun alat-alat kesehatan tersebut tidak digunakan.

Demikian diungkapkan Irwansyah Damanik selaku Ketua Tim IX, Kamis (24/6), terkait hasil temuan tim Kunker ke RSU Jasmin Saragih di Pematang Siantar.

Tim IX beranggotakan H Ajib Shah, Rinawati Sianturi, Syahrul M Pasaribu, Andi Arba.

Dalam kunjungan itu, rombongan Tim IX sempat terkejut melihat kondisi peralatan kesehatan untuk transfusi darah dan berhubungan dengan pencucian darah, dibiarkan sia-sia dan tidak dimanfaatkan seperti barang usang, sehingga dikhawatirkan alat-alat kesehatan yang dibeli dengan uang rakyat senilai Rp1,3 milyar menjadi barang rongsokan.

"Kita sangat prihatin melihat alat-alat kesehatan yang nilainya cukup besar tidak dimanfaatkan dan difungsikan selama 1 tahun. Alat-alat ini sangat mubazir dan sia-sia," ujar Irwansyah.

Ditambahkan Ajib Shah, berdasarkan informasi, tidak berfungsinya alat-alat kesehatan tersebut disebabkan tegangan daya listrik yang dimiliki RSU tidak sesuai dengan daya yang dibutuhkan. "Ini menunjukkan perencanaan pengadaan alkes untuk sebuah rumah sakit benar-benar tidak dilakukan secara matang, sehingga alat kesehatan yang diamprah benar-benar belum dibutuhkan,"ujarnya lagi.

Ajib Shah juga menilai, peruntukan alat-alat kesehatan yang dibiayai APBD 2009 tidak tepat sasaran dan mubazir, yang dikhawatirkan menjadi barang rongsokan, karena terlalu lama tidak digunakan.

"Kita sangat prihatin melihat alat-alat kesehatan yang sudah dibeli dengan uang rakyat cukup besar, tapi disia-siakan dan tidak difungsikan. Kalau memang belum dibutuhkan, sebaiknya diberikan untuk mengatasi persoalan yang menjadi kebutuhan mendesak," ujar Ajib. ***