Selamat Jalan H Nong Hilman

>>zai, rantauprapat

Hingga hari ketiga wafatnya H Nong Hilman, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Labuhanbatu yang juga wartawan Mimbar Umum, masih menyisakan duka mendalam di kalangan rekan dan sanak keluarga yang ditinggalkan, Jumat (26/6).

H Nong Hilman meninggal dunia pada Selasa (22/6) setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuhanbatu selama dua hari, akibat sakit yang dideritanya.

Kepulangan tokoh insan pers Kabupaten Labuhanbatu itu, tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga yang ditinggal,namun kalangan kuli tinta yang bertugas di daerah liputan Labuhanbatu turut berkabung,dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah seorang tokoh pers senior di Labuhanbatu itu.

Direktur RSUD Kabupaten Labuhanbatu, Dr.H.Rusman Lubis.spB.FlanCS kepada imbc memaparkan, sebelum meninggal dunia, H.Nong Hilman mengalami sakit stroke berat sehingga hampir setengah bagian tubuhnya tidak dapat digerakkan. Selain stroke, almarhum juga mengidap penyakit asam urat yang tiba-tiba kambuh,dan komplikasi.

Almarhum tutup usia 62 tahun, dengan meninggalkan seorang istri Hj.Nang Supini dan lima orang orang anak. Tentunya atas kepergian almarhum,masih menyisakan kesedihan yang mendalam bagi seluruh keluarga, sanak famili, handai dan tolan, serta rekan-rekan seprofesi yang ditinggalkan.

Sementara di lingkungan keluarga, almarhum H.Nong Hilman dikenal sebagai sosok seorang ayah sekaligus pemimpin keluarga yang baik dan penuh kasih sayang dalam mendidik anak-anaknya. Kepiawaian dalam menjalankan profesinya sebagai jurnalis, dan sosial kontrol publik, membuat ia dikenal sebagai tokoh insan pers yang sopan santun, dan penuh dedikasi. Sehingga ia percaya dua periode menjabat sebagai Ketua PWI Labuhanbatu.

Pengalaman Karirnya Sebagai Jurnalis :
Dalam pengalaman karirnya, almarhum pernah menjabat sebagai Redaktur Surat Kabar Harian Mimbar Umum di Medan. Kendati ia pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Labuhanbatu,namun ia tetap menjalankan profesinya sebagai wartawan Surat Kabar Mimbar Umum di daerah liputan Kabupaten Labuhanbatu hingga ia dipanggil sang khalik.

Jenazah almarhum tokoh pers Labuhanbatu kelahiran Labuhan Bilik, 7 Desember 1947 itu dikebumikan di kompleks Pemakaman Muslim Rantauprapat, Rabu (23/6). ***