Ketua Umum Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh mendeklarasikan sekaligus melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumatera Utara, di Conventional Hall Hotel Tiara, Medan, sore tadi.
"Hari ini, kita sudah bergeser jauh. Dimana rasa kepekaan sosial kita. Kita sudah dibelungu oleh egoistis kita masing. Kita sudah banyak buang-buang energi mengurus bangsa ini malah saling mencurigai satu sama lainnya. Sehingga kita sulit bersatu membangun negeri yang susah payah diwarisin oleh proklamator bangsa ini," ungkapnya.
Surya Paloh yang juga putra Aceh kelahiran Sumut ini menyatakan, selama kurang lebih 65 tahun kemerdekaan negeri ini, ada pasang surut pembangunan yang dilalui anak bangsa namun, apakah konsistensi anak bangsa sudah nyata? Untuk memegang amanah dan cita-cita proklamasi kemerdekaan RI.
"Nasional Demokrasi (Nadem) tak pernah memaksa siapapun bergabung ke organisasi ini. Tapi yang diperlukan kejujuran, keiklasan, semangat juang bersama membangun negeri ini. Ini yang kita perlukan saudara-saudara," teriak Surya Paloh
Adapun, Kepengurusan Ormas (Organisasi Masyarakat) yang direncanakan bakal menjadi Partai Politik (Parpol) ini Provinsi Sumut, dilantik oleh mantan Ketua Partai Golkar itu adalah sebagai Ketua, Prof DR Tengku Bahri Anwar, Wakil Ketua Ali Umri SH MKN, Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Irwan Nasution, Sekretaris, Drs Anhar Monel, MAP dan Bendahara Jusman,dan Kordinator Bidang, Biro, dan lainnya.
Sebelum pelantikan Surya Paloh menyerahkan Petaka/Bendera Organisasi kepada Ketua terpilih Nasional Demokrat Sumut, Tengku Bahar Anwar
Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh juga menegaskan, Nasdem dibentuk tak lain untuk mengedukasilan diri anak bangsa kepada Negara dengan damai untuk memberi kontribusinya, membangun politik solidaritas, dan membangun ekonomi yang partisipasi. "Modal dasar Nasional Demokrat adalah semangat demokrasi sebagai gerakan perubahan Restorasi Indonesia ," Surya Paloh yang memiliki berewok tebal itu.
Sementara itu, dari pantuan wartawan imbc tampak terlihat arus lalulintas terlihat macet total dan terlihat juga dari pihak satlantas kewalahan mengatur jalan Kota Medan tersebut sehingga mengakibatkan macet total. ***