Penambahan Modal Rp140 M di PT Bank Sumut Dipertanyakan

>>Hafnida, Medan

Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mempertanyakan kontribusi yang akan diberikan PT Bank Sumut pada masyarakat Sumatera Utara, terkait penambahan modal Rp140.081.201.863.

Untuk itu, Pemprovsu dalam hal ini Gubsu H Syamsul Arifin diminta memberikan garansi bahwa penambahan modal ratusan miliar tersebut benar-benar bermanfaat dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemprovsu.

"Jika Pemprovsu tidak mampu memberikan garansi, alokasi anggaran untuk penambahan modal PT Bank Sumut yang jumlahnya ratusan miliar itu sebaiknya dikelola secara langsung oleh SKPD-SKPD yang benar-benar serius mengelola dan mampu memberikan nilai lebih yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Sumut," tutur Sekretaris Fraksi Hanura, Suasana Dachi SH, Kamis (22/7).

Hal ini diungkapkan Dachi berkaitan dengan pandangan fraksinya terhadap rancangan nota keuangan dan rancangan Perubahan APBD Sumut tahun anggaran 2010, yang dibacakan dalam rapat paripurna di Gedung Dewan.

Menurut Suasana Dachi jika Pemprovsu dapat memberikan jaminan kontribusi riil yang dapat dirasakan masyarakat Sumut, maka Fraksi Hanura akan menjadi fraksi yang pertama kali merekomendasikan penambahan alokasi anggaran penyertaan modal tersebut agar disetujui.

Namun bila tidak, maka Fraksi Hanura jugalah yang pertama sekali akan menentang dan menolak kebijakan tersebut.

Bahkan Fraksi Hanura berpendapat akan lebih bermanfaat bila penyertaan modal PT Bank Sumut pada TA 2010, dialokasikan untuk Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) pada UPT PSDA Nias, untuk kegiatan penanganan bencana alam banjir pada Sungai Nou, Sungai Miga dan Sungai Idanoi di Kotamadya Gunung Sitoli dan Sungai Masio di Kec.Lahusa, Kab Nias Selatan.

"Sebab apabila masalah banjir di empat sungai tersebut tidak segera diatasi maka akan berdampak pada longsor besar yang dapat mengakibatkan jalan putus dimana pada saat sekarang pinggiran tebing dari empat sungai tersebut sudah rusak parah, karena mulai terjadi longsor kecil pada tebing sungai," ujar Dachi.

Selain itu, Fraksi Hanura juga menyarankan agar penyertaan modal PT Bank Sumut dialokasikan ke Dinas Bina Marga Provsu pada UPRJJ Nias, juga penanganan jalan provinsi yang sudah hampir putus karena bencana alam longsor pada ruas Jalan Gunung Sitoli menuju Lolowa'u, tepatnya pada km 32.

"Perlu kami informasikan bahwa bila tidak segera diatasi maka dalam waktu yang tidak lama dapat mengakibatkan jalan benar-benar putus yang pada akhirnya dapat mengganggu jalur transportasi penghubung lima kabupaten/kota yang ada di Pulau Nias yang baru saja berkembang," ujar Suasana Dachi, yang juga Anggota Komisi A DPRD Sumut. ***