Menjelang akan dilantiknya walikota terpilih, Idaham/Timbas, sejumlah pejabat di Pemko Binjai mulairesah. Para Kadis khawatir masuk dalam daftar pergantian itu.
"Informasinya seperti itu. Katanya setelah pergantian walikota baru juga akan dilaksanakan pergantian berbagai posisi kepala dinas, kepala badan maupun tingkatan lainnya, ," ujar salah seorang kepala dinas yang minta namanya tak disebut, Kamis (22/7)
.
Pejabat itu bilang, pergantian pejabat merupakan hal yang wajar dan biasa dalam pemerintahan. Namun, lanjutnya, sebaiknya pergantian itu didasari atas penilaian kinerja, bukan karena tekanan, titipan atau perasaan tidak senang. "Terserah pimpinanlah. Digantipun silahkan, tapi pergantian itu harus berdasarkan evaluasi kinerja," katanya.
Menurutnya, jika dia termasuk pejabat yang diganti, dia belum siap bahkan tak rela. Pasalnya, dia sudah banyak mengeluarkan banyak uang untuk jabatannya itu. "Makanya, tolong carikan bocorannya. Apa saya masuk dalam daftar atau tidak, biar tenang abang," katanya.
Sementara itu, Kabag Humas Pemko Binjai, Rusli yang dihubungi wartawan, Kamis (22/7) soal informasi itu, mengaku belum tahu. "Abang sedang di gedung DPRD Binjai ada rapat paripurna," ujarnya. ***