Pasalnya, untuk menjaring CPNS tamatan SMA Pemkab Labuhanbatu belum mendapat lampu hijau dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). " Untuk sementara penerimaan CPNS melalui jalur umum bagi tamatan SMA ditiadakan, itu karena Pemkab Labuhanbatu belum menerima aba-aba dari Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan), " kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Labuhanbatu Lidyawati Harahap di ruang kerjanya, kemarin.
Dia menjelaskan, saat ini pegawai Honorer tamatan SMA di Linkungan Pemkab labuhanbatu masih terlalu banyak yang belum diangkat menjadi PNS sehingga para pegawai honorer masih akan di berdayakan. Sedangkan pihak Kementrian seakan membatasi hal itu.
Lebih jauh dikatakannya, dalam formasi penerimaan CPNS tahun 2010 ini Pemkab Labuhanbatu tidak lagi mengusulkan untuk menerima para tamatan SMA yang bakal direkrut dari Jalur umum.
Ditanyakan adanya Kabupaten lain seperti Kabupaten Asahan mengusulkan agar merekrut dari tamatan SMA sederajat kepada Pemerintah Pusat, Lidya mengakui hal itu, namun dikatakannya, pihaknya tidak ikut mengusulkan. " Kalau Kabupaten Lain semisal Asahan hanya sebatas coba - coba saja," jawabnya.
Sementara itu terkait Pendataan Tenaga Honorer sambung Lidya, telah diatur oleh edaran Menpan agar para tenaga honorer segera melengkapi berkas, dan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Labuhanbatu menyarankan agar tenaga honorer melengkapi pemberkasan sebaik munkin karena dalam pendataan kali ini pihak BKD bertekad akan memperketat guna menghindari kecurangan. " sejak dimulainya proses pendataan awal tenaga honorer akan diperketat untuk menghindari kecurangan" tandasnya. ***