Pelaksanaan Pilkada Labuhanbtau telah usai dan dalam waktu dekat akan diadakan pelantikan bupati terpilih 19 Agustus. Adapun Agenda pelantikan ini merupakan bagian tanggung jawab KPUD Labuhanbatu, namun KPUD seakan "cuek" terhadap tugas terakhir mereka.
Pasal dalam Rapat panitia pelantikan yang dilaksanakan di gedung DPRD Selasa 10 Agustus yang di hadiri Pemkab dan Muspida ,Pihak KPUD sendiri tak terlihat hadir.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Robert Kennedy Sik terlihat sedikit berang dalam menyikapi tingkah laku KPUD yang tak hadir di arena rapat. Padahal ini bagian tanggung jawab KPUD Labuhanbatu.
"Seharusnya KPU jangan melepaskan tanggung jawab seakan lepas tangan, untunglah pihak DPRD dan Pemkab mau mengagenda rapat ini," ucap Kapolres.
Usai rapat ketika dikonfirmasi wartawan yang hadir di aula rapat DRPD, Kapolres sangat menyesalkan sikap KPUD Labuhanbatu. Melihat aktifitas yang sedang dilakukan KPUD hanya melaksanakan kerja Labura dan Labusel. Pelantikan juga sangat penting karena waktu sudah sangat dekat.
Ditambahkan Kenedy, juga sangat menyesalkan melihat personil KPUD yang sifatnya tak terbuka dan merahasiakan dokumen seperti calon Independen yang di Labusel yang diduga banyak kejanggalan.
Ketika data itu diminta pihak Polres, Borkat Hasibuan salah seorang anggota KPUD tak bisa memberikannya dengan alasan rahasia. "Sewaktu saya minta dokumen yang dari independen diduga banyak kejanggalan. KPUD tak memberikannya dengan alasan rahasia, hanya KPUD yang berhak," tuturnya menyampaikan ucapan Borkat saat di labura beberapa waktu lalu.
Ketidak hadiran KPUD labuhanbatu dalam rapat itu mengundang tanya, Ketua KPUD Ira Wirtati ketika di hubungi via selular tak ada jawaban , sedangkan nada sambung jelas ada dan demikian juga pesan sms yang di layangkan, tak ada jawaban sama sekali.
Sementara itu Ketua KPUD Propinsi Irham Buana dikonfirmasi di hari yang sama melalui selular kaget atas tingkah laku KPUD Labuhanbatu terkait jadwal pelantikan dan tak menghadiri rapat panitia. "Masak gak ada yang datang orang KPU, itu bagian tanggung jawab mereka," katanya heran dan menyesalkan kejadian itu kepada imbc.
Namun Irham juga membantah ucapan anggota KPUD Labuhanbatu, kalau data calon independent di Labusel yang diminta Kapolres itu tidak boleh diberikan. Masalahnya data itu bukan sifatnya rahasia. Semestinya KPU memberikan data seperti yang diduga ada kejanggalan. "Data itu bukan rahasia, dan siapa anggota KPU nya, dan nanti saya cek," ungkapnya bernada kaget. ***