Gubsu di L.Batu:

Bupati dan Wakil Bupati L.Batu “Nantinya Jangan Berkelahi”

>> patrisno,rantauprapat

Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu yang baru saja dilantik diminta jangan berkelahi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan demi kesejahteraan rakyat.

Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin, SE menyampaikan hal itu saat rapat paripurna istimewa DPRD L.Batu dalam acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Periode 2010-2015 Dr. H. Tigor Panusunan Siregar, SpPD-Suhari, S.IP, Kamis (19/8) di Aula gedung DPRD setempat.

Menurut Gubsu, Kesalingterpaduan, kekompakan dan keharmonisan bupati dan wakil bupati harus solid dalam saat apa pun dan dimana pun. Sebab, dwitunggal pemimpin daerah itu akan menentukan keberhasilan dalam mengimplementasikan visi, misi dan program yang diemban.

Bupati harus menghormati wakilnya dan sebaliknya wakil bupati harus memahami tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil dalam melaksanakan tugas-tugas bupati.

Pada sisi lain, Syamsul Arifin menaruh kepercayaan kepada Tigor dan Suhari akan dapat mengemban visi, misi dan program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di L.Batu karena kedua pemimpin ini adalah orang-orang yang cerdas, energik dan memiliki tekad kuat untuk menjadikan L.Batu lebih baik lagi ke depan.

Visi, misi dan program Pemprovsu, yakni bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Rakyat Tidak Lapar, Rakyat Tidak Sakit dan Rakyat Tidak Bodoh, diyakini mampu diimplementasikan Tigor-Suhari. Sebab dari latar belakang pendidikan kedua pemimpin ini saja sudah bisa menjadi modal awal untuk memperbaharui L.Batu ke arah yang lebih baik.

Selain kecerdasan yang dibutuhkan untuk memimpin suatu daerah, tambah Gubsu, yang paling penting lagi adalah mengasah komitmen agar tetap memihak kepada masyarakat, sebab sebaik-baiknya manusia sesuai dengan ajaran agama yang ada khususnya Islam, adalah membawa manfaat kepada orang banyak.

Kemudian, pemimpin harus terus belajar untuk jujur, baik kepada diri sendiri, kepada yang dipimpinnya dan kepada Tuhannya. Dalam mengemban amanat rakyat, jangan menambah dosa yang menghilangkan kepercayaan rakyat terhadap pemimpinnya.

"Tapi sekali lagi saya percaya bahwa Tigor adalah orang yang cerdas yang mampu membawa L.Batu lebih baik ke depan dan Suhari adalah orang yang Iqra' yang mampu melapis kepemimpinan mereka menjadi kuat dalam membangun daerah.

Sementara Ketua DPRD L.Batu Hj Ellya Rosa Siregar saat menutup rapat paripurna tersebut mengingatkan Tigor-Suhari kini adalah bupati dan wakil bupati seluruh masyarakat L.Batu dan diharapkan kepada masyarakat untuk tidak terkotak-kotak lagi pasca pelantikan bupati dan wakil bupati hari ini.

Kepada bupati-wabup terlantik, ketua DPRD juga mengharapkan agar keduanya dapat menjalankan visi, misi dan program sesuai yang dijanjikan kepada rakyat saat kampanye dulu, guna perubahan yang lebih baik untuk L.Batu ke depan. "Ingat, visi, misi dan program itu menjadi kontrak politik bagi rakyat dan akan ditagih oleh rakyat pada saatnya nanti," tandasnya.

Hadir saat pelantikan itu, H Hasrul Azwar (Ketua DPP PPP), Amrun Daulay (DPR-RI), Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof. Dr. Dahlan Hamid, Unsur Muspida Sumut, Dirut PTPN3 Ir Amri Siregar, bupati-wabup Labura dan Labusel, Sekdakab L.Batu H Hasban Ritonga SH, para asisten, para kepala SKPD, tokoh masyarakat, agama, ormas, OKP dan lainnya. ***