Gunung Sinabung Meletus Lagi

>>mad, tanah karo

Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo kembali meletus, Senin (30/8) sekira pukul 06.30 WIB. Letusan kedua ini lebih dahsat dari sebelumnya, bahkan pada saat meletus terjadi hujan bebatuan disertai debu vulkanik selama hampir 15 menit.

Pantauan di lokasi, sebelum meletus, dari kawah Gunung Sinabung muncul gumpalan asap hitam disusul suara gemuruh, tak beberapa lama terdengar suara letusan dahsat disertai hujan bebetuan dan debu vulkanik yang menyelimuti pemukiman warga.

Letusan kali ini lebih dahsyat dari sebelumnya dari sebelumnya, letusan kali ini membuat tanah sempat bergetar selain itu hujan bebatuan menyerang pemukiman warga, akibatnya beberapa rumah warga mengalami kerusakan bagian atap akibat tertimpa bebatuan. Tidak ada korban jiwa, karena sebelum meletus, seluruh warga telah mengungsi.

Beberapa warga Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka, beserta Satuan Brimob Poldasu terlihat bertahan di desa tersebut, mereka bertahan di mesjid Nurul Huda untuk memantau perkembangan pasca letusan gunung Sinabung.

Arifin warga sekitar menuturkan, warga sempat panik mendengar isu gunung Sinabung akan meletus pukul 03.00 WIB, seluruh warga desa meninggalkan rumah tanpa membawa bekal,"mereka pergi tergesa-gesa tanpa membawa apa-apa, dan pergi kepengungsian dengan bantuan mobil warga sekitar,"tandas Arifin.

Sedangkan Melki Ginting warga Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka pada imbc Senin (30/8) mengatakan, sebelum meletus, ditengah manyarakat berkembang isu gunung Sinabung akan kembali meletus sekira pukul 03.00 WIB, akibat isu tersebut seluruh warga di Desa Sukan Debi, Desa Sukan Tepu, Desa Deram dan Desa Ujung Teran mengungsi ke Berastagi.

"Ratusan warga desa pergi mengungsi dengan pengawalan aparat Brimob, hanya beberapa orang warga dan Brimob bertahan di mesjid Nurul Huda, beberapa warga tersebut menjaga kampung dan melihat perkembangan,"ujar Melki.

Melki mengatakan, tidak ada warga cedera akibat hujan batu tersebut, karena warga telah mengungsi hanya sebagian kecil tinggal didesa, namun beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa bebatuan dari letusan gunung Sinabung," paparnya. ***