>> jams, medan
Maraknya peredaran Narkoba dikalangan pelajar khususnya pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) perlu diwaspadai dan harus mendapat perhatian serius pihak sekolah dan orang tua siswa sehingga dapat dieleminir sedini mungkin peredarannya.
“Mari kita sama-sama-sama memantau prilaku adik-adik kita pelajar SMP ini dan Waspada selalu agar mereka tidak terjemus, perlu kerjasama yang baik antara masyarakat, pihak pendidik, orang tua dan pihak kepolisian memberantasnya”, demikian disampaikan Ketua LSM ISC ,Supardi pada acara Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar SMP di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 14 Januari 2012 lalu di Aula SMP Muhammadiyah 47- Sunggal.
Acara yang diikuti 250-an orang peserta dari Pelajar SMP se-Kecamatan Sunggal itu menghadirkan pembicara dari Kepolisian, Kapten (Pol) R.E Samosir –kanit Binmas Polsek Sunggal, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, Yusdiana, SE, M.Si, Aktivis Anti Narkoba, Suherman dan Tokoh Pendidikan, M. Arif, SE.
Kapt (Pol) RE Samosir dalam paparanya menegaskan bahwa jangkauan peredaran Narkoba dikalangan pelajar di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang sudah cukup meresahkan khususnya pelajar menengah pertama (SMP) yang mulai sudah mengenal “Ngelem” dimana zat yang dikandung dalam lem tersebut adalah zat yang berbahaya bagi kesehatan dan menciptakan ketergantungan jika memakainya dalam waktu yang lama.
“ saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada adik-adik saya dari LSM ISC yang telah melakukan program sosialisasi bahaya narkoba ini dikalangan pelajar SMP, ini sangat membantu kami untuk menekan angka penggunaan dan peredaran Narkoba dikalangan pelajar kita di daerah ini”, ujar Samosir.
Kapt Samosir mengingatkan agar para pelajar SMP jangan sekali-kali mencoba “Ngelem” atau pun menggunakan Narkoba karena sanksi hukumnya sangat berat , “Laporkan segera kepada kami,kepolisian, mengetahui adanya transaksi dan peredaran Narkoba dilingkungan sekitar kita khususnya lingkungan sekolah”, tegas Samosir.
Yusdiana, SE, MSi dari Ikatan Dokter Indonesia menambahkan bahwa Narkoba Adalah zat kimia, medis yang disalahgunakan sehingga membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan jiwa pemakainya. “jika telah over dosisi dan telah ketergantungan bisa menyebabkan kematian”, ujar Yusdiana.
Acara yang dimulai pukul 09.00 Wib berakhir sekitar pukul 14.30 Wib diwarnai berbagai pertanyaan dari para pelajar SMP yang hadir. ***