LSM TAJUK Gelar Kampanye Penyelamatan Lingkungan

>> jams, medan

Lembaga Suara Masyarakat TAJUK  menggelar kegiatan Kampanye Penyelamatan Lingkungan, berupa kegiatan Gerakan Penghijauan, pelestarian sungai, penyebaran bibit ikan ke Sungai Deli. Program ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan daerah pinggiran sungai dan kelestarian sungai berikut habitat ikan yang ada di dalam nya yang sudah sangat mengkhawatirkan dan telah tercemar berbagai limbah.

“Kami mencoba memberikan kontribusi terhadap gerakan kesadaran melestarikan sungai, habitat di dalamnya dan lingkungan tanaman penyanggah sungai yang saat ini telah banyak ditebangi oleh masyarakat untuk peruntukan pemukiman ataupun perumahan”, papar Suhardiono, Ketua LSM TAJUK  dalam sambutanya pada acarapembukaan Kampanye Penyelamatan Lingkungan yang dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2012 di Pelataran SD Alwashliyah-4  Jl. M.Basir –Medan.

Dipilihnya lokasi tersebut karena merupakan sekolah yang berada pada bantaran Sungai Deli dimana para anak-anak sekolah yang ada selalu melihat kondisi sungai sehari-hari dan terbiasa bermain dibantaran sungai.

Acara yang diikuti sekitar 400 an siswa SD se-kecamatan Medan Johor tersebut bertujuan agar para generasi muda khususnya pelajar peduli terhadap kelestarian lingkungan sungai dan ekosistem yang ada di dalamnya. Hadir sebagai pembicara dari Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Indra Buana Tanjung, Pemerhati Lingkungan dan Tim Penilai Adipura Drs. Efendi Agus, M.Si , Tokoh Pendidikan Dra. Hj. Elfi Gamar, SPd.I dan Tokoh Muda Peduli Lingkungan, Amsari Lubis.

Indra Buana dalam uraianya menegaskan kepada para siswa agar selalu menjaga kebersihan lingkungan khususnya Sungai Deli dan jangan membuang sampah sembarangan di sungai. “ ingat jangan buang sampah jajanan ke sungai ya adik-adik”, pinta Indra mengajak anak-anak sekolah komit.  

Senada dengan itu, Drs. Effendi Agus, M.Si mengharapkan agar para pelajar yang hadir pada acara Kampanye Penyelamatan Lingkungan ini membangun komitmen dan kesadaran bersama tentang pentingnya kebersihan sungai sehingga dapat dimanfaatkan dan berguna bagi masyarakat sekitar pinggiran sungai untuk dimanfaatkan secara baik. “kalau sungainya bersih dan banyak ikannya serta rindang pohonnya kan enak dipandangnya”, tandasnya.

Acara diawali dengan penyampaian kampanye dan dialog baik dengan siswa maupun dengan para ibu-ibu yang hadir, kemudian dilakukan pelepasan bibit ikan  ke sungai Deli dan penanaman pohon penghijauan dipinggir sungai Deli dan Sungai Sunggal. ***